Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Penyebaran sistem keuangan syariah tak bisa terbendung lagi. Setelahkawasan Eropa barat, kini kawasan yang pernah menjadi pusat perkembangan komunis dunia, Rusia jadi sasaran baru.
Ekspansi itu dilakukan setelah sebuah perusahaan penasehat keuangan Islam berbasis di Inggris, Edbiz Consulting telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Islamic Business and Finance Development Fund (IBFD Fund), badan non-profit untuk pengembangan bisnis dan keuangan Islam di Federasi Rusia.
Kedua pihak sepakat menjalin kerja sama saling menguntungkan di berbagai proyek terkait penentuan dan promosi keuangan syariah.
Mengutip laman Zawya, Sabtu, 6 Desember 2014, sejumlah bidang kerja sama yang akan dilakukan di antaranya Global Islamic Finance Awards (GIFA), sebuah ajang penghargaan tahunan yang digelar untuk merayakan dan mengenalkan pencapaian institusi, akademi, dan individu di bidang industri keuangan dan perbankan syariah.
Kerja sama kedua adalah penelitian di wilayah Federasi Rusia terkait kesiapan, pembelajaran dan praktik keuangan dan perbankan syariah. Tujuan dari kerja sama ini adalah untuk mengukur permintaan perbankan dan keuangan syariah di berbagai daerah di Rusia.
Edbiz Consulting dan IBFD Fund juga sepakat menjalin kerja sama dalam menyediakan penasihat keuangan syariah kepada bank dan lembaga keuangan di Rusia.
Salah satunya adalah Edbiz Consulting akan membantu IBFD Fund menyelenggarakan International Economic Summit of Russia and the OIC Countries (juga dikenal sebagai Kazan Summit).
Chairman Edbiz Consulting, Humayon Dar dalam sambutannya mengatakan, kerjasama ini merupakan perkembangan yang penting bagi pengenalan perbankan dan keuangan syariah di Federasi Rusia. “ Kami yakin bahwa upaya bersama oleh dua organisasi ini akan menguntungkan industri jasa keuangan syariah. Kami bangga bekerja sama dengan IBFD Fund untuk menjadi pelopor perbankan dan keuangan syariah di negara ini,” ujarnya.
Sementara itu, Presiden IBFD Fund, Linar Yakupov, menyatakan bahwa IBFD Fund sebagai pusat kompetensi dalam bisnis dan keuangan syariah Rusia tertarik untuk meningkatkan profilnya secara global dan ingin bekerja sama dengan organisasi keuangan syariah yang berbasis di Uni Eropa.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya