4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Ilustrasi
Dream - Aktivitas muslim di bulan Ramadan begitu berbeda dengan waktu-waktu lain di Negara mayoritas Islam. Hampir seluruh aspek terpengaruh bulan puasa. Tak terkecuali bisis belanja online.
Di pasar modal, aktivitas transaksi jual beli umumnya lebih sepi dari biasanya. Maklum, investor seolah menghindari kegiatan berbau spekulatif.
Untuk bisnis belanja online, Criteo berusaha menganalisa data historis guna membantu para marketer selama bulan Ramadan tahun ini.
Data diperoleh dari jutaan transaksi dari lebih 130 peritel yang beroperasi di Timur Tengah dan Afrika utara dengan perangkat desktop, Ponsel, dan tablet.
Kendati menggunakan data aktivitas di negara Timur Tengah, tren bisnis belanja online ini setidaknya bisa dijadikan rujukan atau perbandingan.
Pekan Pertama: Mulai Menguat
Ramadan adalah waktunya konsumen untuk berbelanja, khususnya membeli pakaian untuk anak-anak atau menyiapkan liburan di awal pekan.
Di Uni Emirat Arab, pada pekan pertama puasa biasanya ada peningkatan bisnis ritel sebesar 23 persen dan 42 persen di bisnis travel.
Sementara di Turki, bisnis ritel mencetak kenaikan 12 persen dan 57 persen di bisnis travel.
Pekan II dan III: Menuai Untung
Pada pekan ini biasanya terjadi pembelian besar-besaran konsumen. Selama periode ini, konsumen lebih berniat membeli kebutuhannya dari komputernya.
Pekan IV: Go Mobile
Menjelang pekan terakhir puasa, banyak penduduk yang sudah mudik ke kampung halaman. Sebagai hasilnya, mereka akan menggunakan telepon genggam selama sepekan ini.
Disinilah pangsa pasar penjualan lewat media mobile mencapai puncaknya
Hari Lebaran
Tiga hari usai Ramadan, penjualan biasanya mengalami penurunan tajam.
Ketika banyak orang menghindari laptop, mereka masih menggunakan ponsel dan memakainya untuk belanja.
Mengutip laman Saudigazette, Senin, 22 Juni 2015, di mayoritas negara Muslim, perangkat mobile menjadi alat yang paling banyak dipakai untuk trasaksi dalam bisnis penjualan online.
Di negara Arab, perangkat mobile bahkan memiliki posisi khusus selama Ramadan. Meski hal sama berlaku untuk transaksi sepanjang tahun. (Ism)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
