Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Suasana Penjual Takjil Di Pasar Benhill (Dream.co.id/Ratih Wulan)
Dream - Keberkahan bulan ramadan ikut dirasakan oleh seluruh penjual takjil di pasar Bendungan Hilir (Benhil). Ratusan stan makanan berjejer menggelar dagangan mereka. Para penjual saling bersahut bunyi menjajakan dagangan masing-masing.
Beberapa stan makanan tampak dikerumuni pengunjung. Di antaranya, stan penjual jajanan tradisional seperti kolak, bubur sum-sum, lapis, kue talam, lemang, ikan bakar, empek-empek, asinan betawi dan es cendol durian. Harga yang ditawarkan pun relatif murah. Untuk satu biji gorengan dan sejenisnya hanya dibandrol seharga dua ribu rupiah per bijinya.
" Ayo dibungkus, dibungkus, 10.000 empat," teriak Agus menarik pembeli untuk mampir ke stannya. Diakuinya Ramadan selalu mendatangkan penghasilan yang lebih banyak dibandingkan hari-hari biasanya.
Sedangkan Eka tampak tenang menunggu aneka macam pepes jualannya. Menurut Eka, jika dagangannya sore itu sudah hampir habis terjual. " Ini tinggal pepes udang, teri, peda sama jamur. Kalau nasi bakar sama pepes ayam, bandeng dan telor ikan sudah abis," ungkapnya kepada Dream.
Selama 12 tahun berjualan di pasar Benhil, Eka meraup keuntungan yang cukup besar setiap harinya. " Pepes saya jual dari Rp. 10.000 - Rp. 15.000 tergantung isinya. Kalau omset lumayan sehari bisa 5 - 7 juta. Sedangkan kalau weekend bisa dapet sampai 12 juta," tambahnya.
Hal itu tak berbeda jauh dengan yang dirasakan Lina. Penjual makanan tradisional dari tanah Minang mengaku sering panen rejeki saat Ramadan. " Yang laris lemang, ketupat ketan dan kue bugis," tambahnya. Meskipun hanya menjual jajanan tradisional, keuntungan hingga Rp. 10 juta bisa Eka dapatkan saat Ramadan.
Pasar Benhil merupakan salah satu pusat jajanan takjil yang dibangun sejak 2003 silam.
Beberapa makanan khas pun bisa didapatkan di sepanjang jalan Pasar Benhil ini. Apalagi letaknya strategis dan diakses dari berbagai penjuru. " Pilihan makanannya banyak dan murah. Deket sama kantor," jelas Agung, salah satu pembeli yang berkantor di kawasan Sudirman tersebut.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya