Dream - Bagi Anda yang sedang pulang dari kampung halaman, mengisi waktu luang selama di kendaraan sangat diperlukan. Beberapa orang memilih mendengarkan lagu, namun yang lain memilih membaca buku.
Tapi, pernahkan Anda merasakan pusing ketika membaca buku saat di dalam mobil? Mengapa membaca di dalam mobil bisa mengakibatkan pusing?
Ilmuwan yang meneliti mengenai hal ini menamai teorinya sebagai Motion Sickness Mistery. Misteri ini timbul karena adanya jarak yang ditimbulkan antara input visual mata dengan sensitivitas telinga akibat gerak atau percepatan. Atau dengan kata lain, mata akan mengalami goncangan sehingga fokus menjadi melemah.
Ini juga berlaku ketika menaiki pesawat. Saat berada di dalam pesawat, syaraf pengindera di telinga akan memberitahu jika kita sedang bergerak.
Lantas bagaimana cara mengatasinya efek pusing saat membaca di dalam mobil itu? Dilansir The Huffington Post, sampai sekarang belum ditemukan obat untuk mengatasi efek membaca di dalam mobil ini. Tetapi, beberapa ilmuwan mempunyai solusi pencegahan.
Beberapa ilmuwan menyarankan menggunakan aromaterapi atau mendengarkan musik saat membaca ketika di dalam kendaraan. Menurut peneliti hal itu dapat membantu mengalihkan perhatian Anda dari sensasi gerak.
Selain itu, Anda dapat mengurangi rangsangan sensasi gerak dengan cara bergeser di kursi dan duduk dengan punggung ke menutupi jendela. Ini bertujuan untuk menghalangi pandangan luar Anda.
Tetapi, teori mengenai gerak yang mengakibatkan pusing itu masih menjadi perdebatan di kalangan ilmuwan. Mereka masih mempertanyakan efek sensorik yang dapat menyebabkan mabuk.
Sumber: The Huffington Post
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Berapa Lama Harus Bisa Plank Sesuai Usia? Ini Patokan untuk Usia 18 hingga 60 Tahun ke Atas

7 Makanan yang Sering Dianggap Tidak Sehat, Padahal Kaya Nutrisi

Ingin Meningkatkan Rasa Mencitai Diri Sendiri? Coba Ubah Cara Mengingat Masa Lalu

Tuban dan Canggu Ada di Jawa dan Bali, Mengapa Nama Tempatnya Bisa Sama?


