Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
(Space.com)
Dream - Di tengah umat Muslim menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan, dua planet di tata surya, Venus dan Jupiter, akan menampakkan diri. Kedua planet itu diklaim akan bisa dilihat dengan mata telanjang.
Venus dan Jupiter akan terlihat di langit barat, setelah matahari tenggelam. Mereka akan terlihat jelas dan terang tepat saat Idul Fitri yang jatuh pada 17 Juli.
Namun penampakkan mereka masih tergantung dari lokasi wilayah saat melihat dua planet tersebut di langit.
Kemudian Venus dan Jupiter akan berpisah secara perlahan setelah sebelumnya saling mendekat dengan jarak terdekat sekitar 0,33 derajat pada 30 Juni, atau dua pertiga lebar bulan purnama.
Jadi, saat bulan Juli berlalu, kedua planet akan semakin sulit dilihat karena mereka akan mendekat ke matahari. Namun mereka masih bisa terlihat bersinar saat langit senja.
Jika dilihat lewat teleskop, dua planet ini terlihat sama ukurannya. Namun, Venus akan terlihat lebih terang. Sebab, selain memiliki awan pemantul, Venus jaraknya tujuh kali lebih dekat ke Bumi daripada Jupiter, yang merupakan planet terbesar dalam tata surya.
Venus akan mencapai kondisi paling terang pada tanggal 10 Juli. Namun penampakkannya akan sulit terlihat karena posisinya yang rendah di langit saat senja.
Di akhir bulan Juli, Venus masih bisa dilihat saat langit dalam keadaan bersih.
Sementara Jupiter akan mulai pudar sinarnya sehingga perlu teleskop atau teropong untuk melihatnya pada 26 Juli.
Peristiwa saling mendekat dan berkumpul antar planet ini dinamakan konjungsi.
(Ism, Sumber: Space.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang