Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Akibatnya, pria yang dijuluki 'Sinan si orang mati' oleh warga desanya itu harus hidup dengan mengandalkan bantuan uang dari kerabat dan tetangga.
Dream - Seorang pria Turki berusia 46 tahun, yang dalam catatan pemerintah dinyatakan sudah meninggal, berjuang selama 10 tahun untuk membuktikan bahwa ia masih hidup.
Sinan Avci, yang tinggal di Provinsi Erzurum di wilayah timur Turki, terpaksa pensiun dini pada 2003 silam, setelah didiagnosa epilepsi.
Namun Sinan sangat terkejut ketika pada 2004 dia tidak bisa mencairkan dana pensiun yang disimpan di Badan Jaminan Sosial Turki (SSK).
Setelah ditelusuri penyebabnya, catatan SSK menunjukkan bahwa pria ini dinyatakan sudah meninggal dunia.
"Mereka bilang saya sudah meninggal. Padahal saya masih hidup," kata Sinan seperti dikutip oleh kantor berita milik pemerintah Anatolia, dikutip Dream dari laman Emirates 24/7, Rabu 8 Juli 2015.
Sinan, yang sejak itu berjuang untuk membuktikan bahwa ia masih hidup, mengatakan dia tidak bisa bekerja, baik karena sakit yang dideritanya, atau karena dinyatakan telah meninggal dunia.
Akibatnya, pria yang dijuluki 'Sinan si orang mati' oleh warga desanya itu harus hidup dengan mengandalkan bantuan uang dari kerabat dan tetangga.
Setelah berjuang selama 10 tahun memperjuangkan nasibnya, pekan ini Sinan berhasil meyakinkan pemerintah bahwa dia masih hidup.
Namun Sinan menghadapi masalah lain agar bisa mencairkan seluruh uang pensiun yang belum dibayar dan hak untuk mendapat tunjangan bagi orang cacat.
"Apa lagi yang harus saya lakukan? Saya sudah membuktikan bahwa saya masih hidup dan sekarang apa saya harus memotong lengan atau kaki saya untuk membuktikan saya memiliki kekurangan?" katanya.
Selain berjuang untuk mendapatkan haknya, Sinan juga mendesak pemerintah untuk menyelidiki orang-orang yang melaporkan kematiannya.