Ilustrasi (Wikipedia)
Dream - Ini adalah salah satu kisah kearifan dalam berdakwah dilakukan oleh Kyai Chudlori di Pesantren Tegalrejo Magelang. Ia lebih memilih membeli gamelan daripada membangun masjid. Kok bisa?
Suatu ketika Kyai Chudlori didatangi oleh Lurah Kopeng beserta rombongannya yang meminta nasehat bagaimana membagi bandha desa atau kas desa.
Persoalannya adalah sebagian rakyat ingin dana desa tersebut untuk membangun masjid sedangkan separuhnya lagi ingin membeli gamelan karena saat itu kebetulan sekali ada seperangkat gamelan yang dijual dengan harga murah. Kalau tidak dibeli sekarang, akan dibeli oleh orang lain dan kesempatan langka tersebut akan hilang.
Setelah mendengar persoalan yang dihadapi, lalu Kyai Chudlori bertanya, " Kalau dibagi dua gimana, separuh untuk bangun masjid, separuh untuk beli gamelan."
Kelompok yang berniat membangun masjid setuju tetapi yang mau membeli gamelan tidak setuju. Alasannya, ini lagi butuh, kalau cuma separu kurang. Nanti keburu dibeli sama orang lain.
Dengan kearifannya Santri Kyai Hasyim Asy'ari ini bilang, ya sudah untuk beli gamelan saja. Selengkapnya klik di sini.
Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi
Ayo berbagi traffic di sini!
Advertisement
Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Mengapa Kaki Kecil Pernah Dianggap Cantik di China? Sejarah Tradisi Ikat Kaki yang Menyakitkan

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah