Ilustrasi
Dream - Sebagai muslim, kita pernah mendengar keberkahan makanan yang disajikan dalam keadaan dingin maupun hangat. Tentu Anda juga pernah mendengar sunnah Nabi yang menganjurkan umatnya menyantap makanan atau minuman selagi dingin.
Namun nabi juga tidak menganjurkan untuk tidak mendinginkan makanan atau minuman.
Sebuah kisah dari Asma’ binti Abu Bakar radhiyallahu ‘anha mengisahkan Nabi menutupi roti roti Tsarid yang dibuatnya sampai panasnya betul-betul hilang. Nabi juga pernah bersabda jika berkah menyantap makanan yang dingin lebih besar.
Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu mengutip perkataan Nabi mengatakan makanan tak boleh disantap kecuali jika asap dari makanan yang panas tersebut sudah hilang. Dari situ kita ketahui bahwa ada hukum menyantap makanan yang masih panas.
Ingin tahu penjelasannya lebih lanjut? Yuk selengkapannya Baca di sini
Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi
Ayo berbagi traffic di sini!
Advertisement

Anak Laki-Laki dan Perempuan Harus Diasuh Berbeda? Ini Penjelasan Psikologi Anak

Kulit Kering dan Gatal atau Eksim? Kenali Perbedaannya Sebelum Memilih Pelembap

Penelitian Ungkap Mengapa Otak dengan ADHD Mungkin Lebih Kreatif?

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara

Oli Palsu Marak, QTRUST Hadirkan SeQure untuk Cek Keaslian Produk

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Duduk Terlalu Lama Bisa Tingkatkan Risiko Kematian akibat Kanker, Ini Temuan Penelitiannya