Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menaker Hanif Dhakiri Menjelaskan Program Kartu Prakerja (Foto: IIustrasi Shutterstock)
Dream - Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri meluruskan kabar pemerintah akan menggaji para pengangguran. Menurut politisi PKB itu, para peserta yang mendapat prakerja hanya mendapatkan insentif bukan gaji.
" Tolong banget, jangan gunakan istilah gaji untuk pengangguran, karena yang dimaksudkan oleh Pak Jokowi dan Pemerintah bukan itu. Nanti orang malah salah paham dengan niat dan gagasan baik pemerintah," tulis Hanif yang menjelaskan gagasan kartu prakerja di akun Instagramnya baru-baru ini.
Menurut Hanif para peserta Kartu Prakerja ini hanya akan mendapatkan insentif setelah pelatihan. Ini merupakan insentif yang diberikan kepada mereka yang mendapatkan kartu prakerja setelah menjalani pelatihan vokasi" .
Hanif menjelaskan ide ini muncul sesuai dengan janji yang disampaikan Presiden Joko Widodo beberapa tahun lalu. Hasilnya, pada tahun 2020, pemerintah akan meluncurkan kartu prakerja dengan target dua juta orang.
Kartu prakerja ini dapat digunakan oleh calon pekerja atau korban PHK untuk mendapatkan fasilitas pelatihan vokasi dari pelbagai provider vokasi. Provider vokasi diantaranya adalah training center industri (milik perusahaan), lembaga pelatihan kerja swasta (LPKS/milik swasta), balai latihan kerja (BLK/milik pemerintah dan pemerintah daerah) dan lain-lain.
Selain fasilitas pelatihan, kartu prakerja juga berisi fasilitas sertifikasi kompetensi, yang merupakan bukti keahlian seseorang di bidang tertentu.
" Setelah selesai pelatihan, mereka yang sudah mendapatkan kartu prakerja dan sudah menjalani pelatihan, akan mendapatkan insentif," ujarnya.
Terkait besaran insentif dan lama insentif yang diberikan, Hanif mengungkapkan jika hal tersebut masih dalam pembahasan Kementerian Ketenagakerjaan dengan kementerian/lembaga terkait di bawah koordinasi Menko Perekonomian.
" Tapi sementara ini ada ancang-ancang besarannya 300-500 ribu rupiah. Tapi sekali lagi, ini belum putus, dan masih akan difinalkan lagi dlm waktu secepatnya," ujarnya.
Selain Kartuprakerja, Hanif juga menjelaskan organisasi pelaksana dari program Kartu Prakerja ini masih akan digodok pemerintah.
Sesuai rapat di Kemenko Perekonomian, pelaksananya diputuskan berada di bawah Kemnaker RI, dengan orang-orang dari kalangan profesional yang memahami cara kerja pemerintah dan dikontrol oleh Menko dan sejumlah menteri terkait.
Sementara masyarakat yang bisa mengikuti program ini adalah para WNI berusia minimal 18 tahun dan tidak sedang menjalani pendidikan formal. Peserta juga bisa mengikuti program ini bila kuota masih tersedia.
" Prinsip dalam pendaftaran kartu kerja adalah first in first serve, siapa mendaftar duluan (dan memenuhi syarat) ia dapat, hingga quotanya habis. Mekanisme pendaftarannya akan dibuat online dan offline, sehingga bisa menjangkau seluas-luasnya warga masyarakat, termasuk di daerah terpencil.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya