Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Belum Lama, PT KAI Meluncurkan Kereta Sleeper. (Foto: Dream.co.id/Ilman Nafian)
Dream – Kereta sleeper PT Kereta Api Indonesia (KAI) mendapatkan apreasiasi dari berbagai pihak. Salah satunya dari pemerintah.
Dikutip dari Liputan6.com, Rabu 13 Juni 2018, Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan, Djoko Sasono, mengatakan kereta sleeper ini merupakan peningkatan layanan yang diberikan oleh KAI kepada penumpangnya.
“ KAI sudah mempunyai standar pelayanan yang bagus dan salah satu produk yang baru diluncurkan, yaitu kereta api untuk penumpang yang bisa tidur. Ini menunjukkan adanya satu peningkatan pelayanan dengan menambah atau meningkatkan apa yang sudah baik,” kata Djoko di Jakarta.
Djoko yakin kelas kereta baru ini akan menjadi tren baru bagi masyarakat dalam menentukan moda transportasi.
Dari hasil pengecekannya, tiket reservasi untuk kereta sleeper telah terisi penuh untuk jadwal keberangkatan pada 16-25 Juni 2018. Dari gejala permintaan tersebut, Djoko yakin tren masyarakat yang bepergiaan menggunakan kereta sleeper akan terus meningkat
“ Tentu ini pasar bagi para penggemar kereta api untuk mencobanya,” kata Djoko.
Terkait tiket kereta mewah yang dipatok sebesar Rp900 ribu per penumpang untuk masa promosi, Kemenhub yakin perusahaan pelat merah ini sudah menghitung seluruh biaya sebelum menerapkan harga.
“ Kalau dilihat sebenarnya untuk orang yang punya pertimbangan tertentu ini mungkin tidak mahal. Sebagai contoh daripada dia menginap di hotel di Jakarta, lebih baik menginap di kereta sleeper dan juga dapat fasilitas lainnya,” kata Djoko.
Jaga Privasi Penumpang
Pada bagian lagi, Djoko meminta KAI untuk menjaga privasi penumpang. Dia menilai para penumpang yang ingin menaiki kereta first class ini tentu ingin menjaga privasinya tetap terjadi.
" Salah satunya karena untuk orang tidur. Orang tidur, kan, nggak sadar, supaya tidak jadi tontonan,” kata Djoko di Jakarta, dikutip dari Liputan6.com, Rabu 13 Juni 2018.
Dia juga berharap KAI bisa meningkatkan pelayanan agar masyarakat yang biasa mudik dengan kendaraan pribadi, bisa mencoba kereta api yang tentunya selamat, aman, dan tepat waktu.
(Sumber: Liputan6.com/Ilyas Istianur Praditya)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya