Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Mengeluarkan Uang. (Foto: Shutterstock)
Dream – Semua orang berusaha untuk pintar saat mengelola uang. Tapi, ini tidak berarti mereka lebih memilih segala hal dengan harga yang lebih murah.
Ada kalanya, orang-orang rela membayar lebih mahal untuk beberapa hal. Malah, mereka berpikir harga yang lebih murah akan membuatnya menjadi boros.
“ Sebagian besar daripada kita mengeluarkan uang untuk suatu hal, tak peduli banyaknya uang yang dikeluarkan,” kata pakar keuangan sekaligus penulis buku The Broke and Beatiful Life, Stefanie O’Connel, dilansir dari Business Insider, Rabu 13 Juni 2018.
Perencana keuangan bersertifikat, Roger Ma, menyarankan orang-orang untuk memberikan nilai tambah kepada kehidupan. “ Sebelum mengeluarkan banyak uang untuk suatu barang atau jasa, akan lebih baik jika kamu memahami terlebih dahulu nilai yang akan didapatkan,” kata Ma.
Ada enam barang dan jasa yang membuat orang rela membayar mahal. Berikut ini rinciannya.
Pendidikan
Pendidikan adalah pengeluaran yang paling berharga. Ma mengatakan investasi di bidang pendidikan sangat penting. Sebab, kamu bisa belajar banyak hal yang baru. Hal-hal baru ini membuat hidup menjadi lebih menarik.
Wisata
Berwisata baik bagi tubuh dan jiwa. Business Insider melaporkan orang-orang lebih senang mengeluarkan uang untuk jalan-jalan daripada membeli barang.
![]()
Kasur
Tidur sangat penting untuk kesehatan tubuh, berdasarkan National Institute of Health. Ini akan membuat kesan jika kita berinvestasi di kasur yang menyediakan kenyamanan yang optimal ketika tidur. Ma mengatakan orang biasanya tidur selama 5-8 jam saat malam hari. Kurang tidur akan membuat tubuh tidak akan membuat diri menjadi produktif.
Pakaian
Untuk mencari pakaian yang nyaman dan pas di tubuh, tak jarang orang-orang mengeluarkan uang berlebih untuk membelinya. Jika pakaian tak pas di tubuh, otomatis dia tak akan terlihat baik.

Jasa yang Bisa Menghemat Waktu
Ma dan O’Connel sepakat bahwa mengeluarkan uang berlebih untuk jasa merupakan salah satu hal yang berharga. Keduanya yakin bahwa waktu adalah satu hal yang tak bisa kembali.
“ Kalau kamu sedang sibuk bekerja (dan tak sempat mengurus rumah), jasa bersih-bersih seperti mencuci, mengecat, dan memperbaiki rumah, akan menjadi sangat berarti,” kata Ma.
Kesehatan
O’Connel mengatakan pengeluaran berharga selanjutnya adalah kesehatan. Siapa yang tak mau berinvestasi untuk kesehatan sendiri?
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya