Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Ilustrasi Lalu Lintas Arus Mudik. (Foto: Merdeka.com)
Dream – Ada yang berbeda dalam tradisi mudik Lebaran tahun ini. Sejumlah masyarakat mengaku merasakan pengalaman mudik yang lebih lancar daripada tahun-tahun sebelumnya.
Agnes Vira Febriana, seorang pemudik yang berangkat dari Bekasi menuju Jepara, Jawa Tengah merasakan perbedaan tersebut.
“ Kalau tahun ini, kemarin cuma 10 jam dan 2 jam istirahat. Jadi, totalnya 12 jam,” kata dia ketika dihubungi Dream, Selasa 12 Juni 2018.
Menurut Agnes mudik tahun ini terasa lebih cepat karena dua faktor. Pertama, libur Lebaran diperpanjang. Kedua, ada tol-tol baru yang beroperasi fungsional. Dua faktor ini bisa memangkas waktu tempuh Bekasi—Jepara dari 24 jam menjadi 12 jam.
Agnes dan keluarganya memilih bertolak ke Jepara pada 9 Juni 2018. Diceritakannya, jalan tol kala itu masih lancar.
“ Kalau sekarang lebih cepat karena memang mudiknya masih jauh dari Lebaran. Mungkin yang lain belum pada mudik,” kata dia.
Agnes mengaku senang dengan kelancaran arus lalu lintas saat mudik tahun ini. “ Senanglah. Jadi, nggak capek-capek banget waktu mudik,” kata dia.
Selain pilihan waktu mudik yang lebih panjang, Agnes mengatakan singkatnya waktu tempuh juga didorong oleh beroperasinya sejumlah ruas tol baru. Tahun ini Agnes melintasi ruas tol Tol Pemalang—Semarang.
Diakuinya, ruas tol ini masih belum baik untuk dilalui pengendara, terlebih malam hari.
“ Lebih mempersingkat waktu, sih, yang tol baru Semarang. Tapi, tolnya memprihatinkan gitu, deh. Masih belum terlalu aman buat dilewati kalau malam,” kata dia.
Pengalaman serupa doalami Oka Hasno Shidiq. Oka mengaku hanya memerlukan waktu tempuh 6 jam untuk tiba di kampung halamannya di Bumiayu, Jawa Tengah.
“ Berangkat jam 16.30 dari Bekasi, sampai Bumiayu jam 22.00,” kata dia ketika dihubungi Dream.
Oka mengatakan waktu tempuh ke Bumiayu ini lebih singkat daripada mudik tahun-tahun sebelumnya karena ada Tol Cipali.
“ Sebelum ada Tol Cipali, bisa sampai 12 jam—13 jam ke Bumiayu,” kata dia.
Oka juga mengaku senang karena tidak memerlukan waktu yang lama untuk pulang ke Bumiayu. " Senang karena memakan waktu yang cukup tidak membuang waktu yang lama di jalan," kata dia.
Pengalaman mudik yang lebih cepat juga dialami oleh pengamat media sosial dan IT, Nukman Luthfie. Dia menceritakan perjalanan mudik ke Yogyakarta hanya memerlukan waktu 10 jam, separuh dari waktu yang ditempuh pada tahun lalu.
“ #senja di tol Cipali. Perjalanan mudik paling lancar sepanjang sejarah mudikku ke Yogyakarta. Jalan santai <100 jm/jam plus 3x berhenti, solat dan berbuka, sampai ke Wates dalam tempo 10 jam. Tahun lalu 20 jam,” cuit Nukman di akun Twitternya, @nukman.
#senja di tol Cipali. Perjalanan mudik paling lancar sepanjang sejarah mudikku ke Yogyakarta. Jalan santai < 100 km/jam plus 3x berhenti sholat dan berbuka, sampai ke Wates dalam tempo 10 jam. Tahun lalu 20 jam. pic.twitter.com/hF4P2w1imh
— Nukman Luthfie (@nukman)June 12, 2018
(Sah)
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya