Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Satu persatu kementerian/lembaga sudah mengumumkan hasil seleksi administrasi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Yang terbaru, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) merilis daftar nama calon abdi negara.
Dikutip dari laman Menpan.go.id, Rabu, 11 Oktober 2017, Kementerian PANRB hanya menetapkan 108 nama pelamar yang dianggap lolos seleksi administrasi. Jumlah tersebut tergolong kecil.
Selama proses pendaftaran, Kementerian PANRB menerima jumlah pelamar online sebanyak 1600 orang. Artinya, hanya 6 persen pendaftar yang dianggap berhak mengikuti tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengn computer asisted test (CAT).
Kepala Bagian Komunikasi Publik Kementerian PANRB Suwardi menjelaskan dalam proses seleksi, jumlah pelamar itu terus berkurang karena banyak yang tidak mengirimkan berkas lamaran yang ditentukan cap pos terakhir tanggal 26 September silam.
Suwardi menambahkan, banyak pula berkas pelamar yang tidak sesuai atau tidak lengkap sehingga hanya 108 pelamar yang dinyatakan lolos seleksi administrasi.
Untuk peserta yang lolos, Suwardi mengingatkan untuk terus mengecek pengumuman terkait dengan jadwal dan lokasi ujian CAT. Detail informasi waktu dan lokasi ujian akan diumumkan kemudian pada portal https://www.menpan.go.id ataui https://sscn.bkn.go.id.
“ Lokasi ujian akan dilaksanakan pada fasilitas CAT yang disediakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) baik di kantor regional, Unit Pelaksana Teknis (UPT) serta lokasi lainnya yang tersebar di ibukota masing0-masing provinsi,” ujarnya.
Suwardi juga mengingat peserta yang lolos seleksi tidak berbuat hal yang aneh saat mengikuti ujian seperti membawa jimat atau menggunakan joki dengan berbagai cara.
“ Mumpung masih ada waktu, silakan mempersiapkan diri dengan mempelajari kisi-kisi soal yang akan diujikan, yakni Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Intelegensia Umum (TIU) dan Tes Wawasan kebangsaan (TWK),” ujarnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya