Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Gubernur BI, Agus Martowardojo Saat Memperkenalkan Uang Baru
Dream - Presiden Joko Widodo optimistis Indonesia bisa menjadi negara terbesar keempat dunia pada 2045. Impian itu bisa tercapai jika stabilitas dalam negeri dan pertumbuhan ekonomi bisa terjaga.
Dalam 28 tahun mendatang itu, rakyat Indonesia diperkirakan bakal menikmati pendapatan sebesar Rp32,62 juta per bulan atau Rp391,5 juta per tahun.
“ Ini hitung-hitungan bukan dari hitung-hitungan kita sendiri, hitung-hitungan dari Mackenzie, hitung-hitungan dari World Bank, hitung-hitungan dari EOCD yang mengatakan bahwa pada tahun 2045 Indonesia akan masuk pada yang namanya era Indonesia emas,” kata Jokowi dikutip dari laman Setkab, Selasa, 10 Oktober 2017.
Menurut Jokowi, selain stabilitas dalam negeri dan pertumbuhn ekonomi, faktor lain yang dibutuhkan untuk mencapai posisi empat besar dunia adalah harga komoditas yang terus menaik dan kondisi ekonomi global yang mulai normal.
Menurut laporan dari lembaga dunia tersebut, Indonesia berada di belakng China, India, dan satu tingkat di bawah Amerika Serikat.
Untuk mencapai proyeksi itu, Jokowi mengaku banyak pembenahan yang harus dilakukan Indonesia. Saat ini, pemerintah bertugas untuk merencanakan dan menyiapkan berbagai langkah agar kalkulasi tersebut bisa benar-benar terwujud.
“ Inilah yang membawa rakyat kita pada kondisi yang makmur dan sejahtera,” ujar Jokowi.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya