Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Bank Muamalat Akan Menerbitkan Saham Baru Untuk Menambah Modal.
Dream – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (Bank Muamalat) menegaskan calon pemegang saham perusahaan akan masuk melalui mekanisme penerbitan saham baru (right issue). Ketua Dewan Pengawas Syariah Bank Muamalat, Ma’ruf Amin, menjamin prosesnya sesuai dengan syariah.
“ Insya Allah manajemen dan pemegang saham Bank Muamalat akan menjalankan proses right issue ini dengan amanah dan sebaik-baiknya demi kemajuan Bank Muamalat dan industri keuangan syariah di Indonesia,” kata Ma’ruf di Jakarta, dilansir dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Selasa 10 Oktober 2017.
Sekadar informasi, bank syariah pertama di Indonesia ini ingin menambah modal dengan right issue. Penerbitan saham baru tersebut diperkirakan bernilai Rp4,5 triliun.
Ditunjuk sebagai calon pembeli siaga dari proses right issue tersebut adalah PT Minna Padi INvestasi Sekuritas Tbk. Nantinya investor baru ini akan menguasai 51 persen saham Bank Muamalat.
Pelaksana Tugas Direktur Utama Bank Muamalat, Purnomo B. Soetadi, menegaskan, penambahan modal ini dilakukan bukan dengan cara menjual saham existing. Namun, dengan cara mengeluarkan saham baru.
" Melalui proses HMETD (Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu) maka pemegang saham existing diberikan kesempatan untuk membeli saham baru tersebut. Dalam proses ini Bank Muamalat telah menandatangani perjanjian bersyarat (Conditional Share Subscription Agreement) dengan PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk. (“ Minna Padi”) sebagai pembeli siaga (stand by buyer)," jelas Purnomo.
Adapun proses menuju rights issue saat ini sedang berlangsung dengan tetap mengikuti ketentuan dari regulator.
(Sah)
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama


3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya


Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
