Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Uang Ternyata Tidak Hanya Membuat Kita Deg-degan, Tetapi Juga Sakit Kepala! (Foto: Shutterstock)
Dream – Sahabat Dream, pernahkah merasa cemas saat tumpukan tagihan utang kartu kredit atau tagihan listrik sudah memanggi;? Tampaknya hal itu tidak hanya menyerangmu. Kebanyakan orang mengalami kecemasan serupa.
Harus kamu perhatikan, kekhawatiran tak hanya mempengaruhi tingkat kebahagiaan, tetapi juga kondisi kesehatan tentunya. Stres akut bisa mendorong terjadinya sejumlah penyakit, terutama sakit kepala dan jantung.
Kecemasan terhadap uang ini ada beberapa jenisnya. Salah satunya adalah mencemaskan hidup dari bulan ke bulan akibat berkurangnya uang.
Dikutip dari CheatSheet, Selasa, 10 Oktober 2017, sebuah studi terhadap orang Amerika menunjukkan bahwa 41 persen generasi milenial dan 50 persen generasi X sulit membayar kredit rumah tepat waktu.
Tak hanya itu, hampir 20 persen responden tak punya dana darurat serta mengandalkan gaji untuk menutup kebutuhan.
Untuk mengatasi hal ini, cara yang bisa dipakai adalah dengan menuliskan variabel biaya yang sudah ditetapkan dalam rencana pengeluaran. Contohnya seperti tujuan finansial.
Selain itu ada dua lagi kecemasan terbesar orang akan uang. Berikut ini adalah rinciannya.
Cemas Dibayangi Utang
Sebuah kajian yang dilakukan oleh Northwestern Mutual menunjukkan 36 persen orang dewasa memprediksi bisa membayar utang dalam tempo 6 tahun-20 tahun ke depan dan 14 persen berpikir takkan pernah bisa bebas dari utang.
Cara menepis kekhawatiran ini adalah mendata kembali utang-utang kamu. Juga, menghitung berapa banyak uang yang kamu perlukan untuk utang.
Pilihlah utang dengan bunga tertinggi yang dibayar lebih dahulu.
Cemas Tak Punya Cukup Uang untuk Pensiun
Survei CareerBuilder menunjukkan 20 persen pekerja di usia 60 tahun mengkhawatirkan masa pensiun mereka. Berkat masa depan jaminan sosial dan kesehatan yang tak menentu di Amerika Serikat, pekerja muda turut mengkhawatirkan hari tuanya.
Langkah jitu supaya tak khawatir untuk menghadapi hari tua adalah menginvestasikan sebagian uang di dana pensiun. Biasanya jumlah yang disisihkan sebanyak 10-15 persen.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya