Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) akan menurunkan porsi investasi dana haji di perbankan syariah yang selama ini diterima sebagai dana pihak ketiga (DPK). Dengan kebijakan baru tersebut, ini, BPKH meminta perbankan syariah untuk berinovasi dalam produk investasi agar dapat kembali menampung dana haji.
" Bank wajib menggali untuk produk investasi. Harus ada inisiatif untuk diversifikasi produk," kata Koordinator Badan Pelaksana BPKH Anggito Abimanyu, dalam Dialog BPKH di Jakarta, Selasa, 10 Oktober 2017.
Anggito mengatakan porsi penempatan dana haji di bank syariah, sebesar 55 persen akan berkurang secara bertahap menjadi 30 persen pada 2022. Selama ini, dana tersebut ditempatkan pada produk deposito syariah.
Di luar deposito syariah di sejumlah perbankan, kata Anggito, dana haji juga ditempatnya di Sukuk Dana Haji Indonesia (SDHI), Surat Berharga Syariah Nasional (SBSN), sukuk korporasi, dan investasi langsung.
Untuk tahun 2018, porsi penempatan dana haji di SDHI mencapa 35 persen, SBSN 5 persen, dan sukuk korporasi 8 persen.
Sedangkan pada 2022, porsi tersebut akan berubah menjadi 30 persen di SDHI, 30 persen SBSN, 10 persen sukuk korporasi, dan 20 persen investasi langsung.
Untuk penempatan di investasi langsung, Anggito menyatakan proses migrasi mulai dijalankan dua tahun lagi. " Tahun 2019 kami akan (mulai) migrasi ke investasi langsung," kata dia.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya