Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Forum Ekonomi Islam Dunia (WIEF) ke-11, yang dijadwalkan berlangsung di Kuala Lumpur pada November, akan berfokus pada pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM) yang merupakan tulang punggung ekonomi di dunia Islam.
Menurut WIEF, jumlah UKM di negara-negara yang tergabung dalam Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) mencapai lebih dari 50 persen dari Produk Domestik Bruto. Sedangkan jumlah UKM di Dubai mencapai 40 persen dari perekonomian negara tersebut.
" Untuk bangkit dari perlambatan ekonomi global, adalah penting untuk menutup kesenjangan pendapatan untuk mempertahankan pertumbuhan mereka. Kami percaya jalan ke depan adalah untuk mengembangkan ekosistem yang baik bagi sektor Usaha Kecil dan Menengah [UKM]," kata Tuna Mousa Hatim, ketua WIEF seperti dikutip dari Gulf News, Selasa, 3 November 2015.
" UKM tidak menjadi berita utama, tapi sangat penting sebagai tulang punggung perekonomian, khususnya negara berkembang dan negara Muslim yang bergantung pada UKM untuk bertahan hidup," katanya.
WIEF berencana menampilkan 44 start-up dari hampir 30 negara yang menampilkan ide-ide inovatif mereka kepada dunia internasional. Sebagian diusahakan oleh kaum perempuan.
" Aktivitas yang melibatkan perempuan sangat populer dan membutuhkan pengakuan. Meski kontribusinya kecil, tetapi butuh pengakuan dari masyarakat berkembang," kata Hatim.
Selama bertahun-tahun, WIEF telah berusaha untuk memfasilitasi bisnis pengusaha perempuan di dunia Muslim melalui fasilitas pembiayaan, pelatihan teknologi, dan sebagainya.
WIEF berencana mengundang alumni pengusaha perempuan yang kini menjadi pengusaha sukses tahun ini. WIEF juga berencana untuk meluncurkan sistem mentoring bagi pengusaha perempuan.
" Para pengusaha perempuan sukses itu akan kami undang untuk menjadi mentor bagi pengusaha perempuan lainnya," kata Dato Norraesah Mohammad, Wali dan Ketua Jaringan Pengusaha WIEF. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya