Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pertamina Memprediksi Konsumsi BBM Akan Naik 15 Persen Selama Puasa Dan Ramadan 2018. (Foto: Facebook @pertamina)
Dream – Konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) selama Ramadan dan Idul Fitri 2018 diperkirakan bakal meningkat sebesar 15 persen. Untuk menjamin kebutuhan masyarakat, PT Pertamina (Persero) bakal meningkatkan stok dan penyaluran BBM menjadi 104 ribu kiloliter (KL) per hari selama periode ini.
Jumlah pasokan itu meningkat dari rata-rata harian gasoline yang biasanya mencapai 90 ribu kiloliter (KL) per hari.
“ Kenaikan tertinggi diperkirakan terjadi pada puncak arus mudik, 9 dan 13 Juni 2018 dengan kenaikan 32 persen dan 29 persen dari konsumsi normal. Sedangkan arus balik pada 19 Juni 2018 yang diperkirakan mencapai 28 persen,” kata Vice President Corporate Communication Pertamina, Adiatma Sardjito, di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Jakarta, Rabu, 16 Mei 2018.
Dari berbagai produk BBM yang dikeluarkan, tambahan pasokan Pertalite bakal mengalami kenaikan tertinggi sebesar 20 persen. Pertamina bakal menambah supply dari dari 46 ribu KL menjadi 55 ribu KL per hari/
Sementara untuk pasokan premium hanya naik 7 persen dari 24 ribu KL menjadi 26 ribu KL. Sisanya pertamax turbo bertambah 5 persen menjadi 820 KL, dan avtur 5 persen menjadi 16 ribu KL.
Berbeda dengan BBM diatas, pasokan solar justru bakal mengalami penurunan konsumsi solar sebanyak 5 ribu KL dari 35 ribu menjadi 30 ribu KL.
Selain BBM, kata Adiatma, Pertamina juga akan meningkatkan penyaluran elpiji pada Puasa dan Idul Fitri 2018 yang diperkirakan puncaknya akan terjadi pada minggu terakhir menjelang Idul Fitri. Kebutuhan elpiji diperkirakan meningkat 17 persen dari rata-rata harian 23.124 MT menjadi 27 ribu MT.
Pertamina juga telah meningkatkan ketahanan stok LPG menjadi rata-rata 17,6 hari.
" Menghadapi puasa dan Idul Fitri 2018 melakukan langkah persiapan dimulai dari penyediaan stok BBM. Sementara nanti pada saat jelang arus mudik balik akan dilakukan penambahan armada mobil tangki beserta awaknya, membuat kantong BBM di SPBU sebagai BBM cadangan, menyiapkan BBM kemasan serta SPPBE Kantong,” kata dia.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya