Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Debat Antarcalon Pasangan Gubernur Dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Akan
Dream - Debat Pilkada DKI Jakarta putaran kedua memiliki format baru. Nantinya di tengah-tengah debat, akan muncul pertanyaan langsung dari komunitas atau perwakilan dari warga DKI Jakarta.
Komisioner KPU Provinsi DKI Jakarta, Betty Epsilon Idroos memastikan pertanyaan yang diajukan oleh perwakilan komunitas masyarakat itu tidak memihak pada salah satu pasangan calon.
" Pertanyaan itu generik untuk kedua pasangan calon dan itu persoalan warga. Kami tidak tahu pertanyaan itu sama sekali," kata Betty di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu 12 April 2017.
Pertanyaan yang diajukan oleh perwakilan kelompok masyarakat, diharapkan dapat memberi informasi kepada masyarakat langkah apa yang hendak dilakukan calon Gubernur DKI kedepannya. Dengan begitu, warga diharapkan dapat menilai kualitas pasangan calon.
" Jadi apa yang mereka rasakan sebagai warga DKI Jakarta. Sebagai warga DKI Jakarta tentu mereka obyektif menilai bahwa ini yang dialami," kata Betty.
Nantinya, saat debat, masing-masing pasangan calon akan mengambil pertanyaan secara acak sesuai dengan lima isu yang sedang hangat di Jakarta. Kelima isu itu yakni transportasi, tempat tinggal, reklamasi, pelayanan publik dan UMKM.
" Jadi mereka sudah merangkai sekian banyak soal dan itu yang akan ditanyakan. Dan itu akan di-random dari sekian banyak pertanyaan," ucap dia.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya