Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Suasana Stand Wonderful Indonesia Di Kuala Lumpur Convention Center, Malaysia (Sumber: Istimewa)
Dream - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) manargetkan Indonesia menjadi kiblat destinasi wisata halal dunia pada 2019. Untuk itu, Indonesia akan menggencarkan promosi ke berbagai ajang dunia.
Salah satunya dengan mengikuti The 14th Malaysia International Halal Showcase (MIHAS) 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia. Dalam ajang tersebut, untuk pertama kalinya Wonderful Indonesia tampil beda dengan menawarkan branding Halal Tourism Indonesia.
" Ini tentunya meningkatkan kepedulian terhadap Wonderful Indonesia sebagai destinasi wisata halal unggulan dunia," ujar Ketua Tim Percepatan Wisata Halal, Riyanto Sofyan, dalam keterangan tertulis, Senin 10 April 2017.
Menurut Riyanto, pagelaran MIHAS menjadi momentum bagi Indonesia untuk lebih mengenalkan wisata halal. Sebab, di tahun sebelumnya, Indonesia cukup sukses mendominasi ajang World Halal Travel Award.
" Jadi MIHAS merupakan momentum yang tepat bagi Indonesia untuk melaksanakan strategi branding di ajang pameran halal yang mempunyai eksposur termasuk dalam kategori terbesar di dunia," kata Riyanto.
MIHAS 2017 menjadi salah satu event halal terbesar di dunia, dengan 580 exhibitor dari 33 negara, termasuk anggota ASEAN, Timur Tengah, Turki, Brazil, Afrika Selatan, China, Jepang, dan Taiwan, yang menargetkan perwakilan-perwakilan negara, perusahaan-perusahaan, maupun individu yang tertarik dengan produk-produk dan jasa halal.
Target pengunjung tahun ini sejumlah 25.000 orang dari 67 negara, termasuk UEA, Iran, Pakistan, China, Thailand, Filipina, Vietnam, Malaysia, Singapura, Brunei, dan Indonesia. Pada 2016 lalu, MIHAS dkunjungi 22.027 pengunjung dari 75 negara dan menghasilkan transaksi bisnis sebesar RM1.14 miliar, atau setara Rp3.4 triliun.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya