Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
BNI Griya Swakarya IB Hasanah, Produk Kepemilikan Rumah Yang Baru Dirilis BNI Syariah.
Dream – PT BNI Syariah meluncurkan produk kepemilikan rumah baru, Griya Swakarya iB Hasanah. Anak usaha PT Bank Negara Indonesia Tbk (Persero) ini membidik pembiayaan sebesar Rp50 miliar pada 2017.
“ Alhamdulillah, dengan diluncurkannya BNI Griya Swakarya iB Hasanah, maka BNI Syariah sebagai bank pertama yang memiliki produk ini di Indonesia (dan) berkomitmen untuk dapat menyediakan hunian hasanah dengan harga yang kompetitif bagi masyarakat Indonesia,” kata Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo, di Bogor, dalam keterangan tertulis yang diterima Dream, Selasa, 11 April 2017.
Firman mengatakan produk baru ini merupakan inovasi model bisnis dengan akad murabahah atau jual beli. Dalam hal ini, bank syariah menguasai aset properti yang akan dikelola, dibangun, dan dijual.
Secara syariah, akad ini menjadi lebih sempurna karena objek yang diperjuabelikan telah dimiliki bank.
Dia melanjutkan model bisnis ini bisa memangkas harga properti semula yang mengandung harga pokok plus margin dari developer serta margin dari pembiayaan bank. Dengan begitu, harga properti bisa lebih kompetitif karena biayanya terdiri dari harga pokok dengan margin pembiayaan bank.
“ Untuk pengembangan ke depan, BNI Syariah akan bekerja sama dengan developer-developer lokal sehingga diharapkan dapat berkontribusi juga pada pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Firman.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya