Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini
Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012
Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Plt. Direktur Utama BNI Syariah (kanan), Junaidi Hisom, Bersama Ketua Otoritas Jasa Keuangan, Muliaman Hadad (dua Dari Kanan), Dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Bidang Perekonomian, Darmin Nasution (tiga Dari Kanan), Saat Berada Di Acara Pelunc
Dream – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggandeng industri keuangan untuk meluncurkan program aksi pangan. Salah satunya peserta dalam aksi tersebut adalah PT BNI Syariah.
“ Keikutsertaan BNI Syariah dalam kegiatan Aksi Pangan ini merupakan upaya BNI Syariah untuk mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pembiayaan value chain pada sektor pangan dan pertanian dari hulu ke hilir,” kata Plt. Direktur Utama BNI Syariah, Junaidi Hisom, di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, dilansir dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Senin 27 Maret 2017.
Junaidi mengharapkan dukungan ini bisa mengatasi masalah terbatasnya akses pembiayaan, khususnya di sektor ketahanan pangan, yaitu pertanian, kehutanan, perkebunan, dan perikanan.
Sekadar informasi, peluncuran program Aksi Pangan ini dilakukan di Kabupaten Lima Puluh Kota. Selain Junaidi, acara ini juga dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, anggota Komisi XI DPR RI, Gubernur Provinsi Sumatera Barat, pejabat Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, serta diikuti oleh asosiasi, pimpinan industri jasa keuangan dan pelaku financial technology (fintech) di bidang pertanian.
Selain program Aksi Pangan, anak usaha PT Bank Negara Indonesia Tbk (Persero) ini juga bertemu dengan Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, dan Walikota Padang, Mahleydi Ansharullah. Dalam pertemuan itu, bank syariah tersebut mendukung kemajuan industri halal di Sumatera Barat.
”Kami mendukung penuh pariwisata di ranah minang karena Sumatera Barat memiliki potensi dan kekayaan alam yang luar biasa,” kata Junaidi.
Dia mengatakan BNI Syariah akan mengumpulkan pelaku industri pariwisata, seperti hotel, restoran, dan travel untuk bekerja sama memajukan industri pariwisata halal di Sumatera Barat (Sumbar).
Sebagaimana diketahui, Sumbar telah ditetapkan sebagai destinasi wisata halal terbaik dunia tahun 2016 di ajang World Halal Tourism Award 2016. Berdasarkan data Kementerian Pariwisata, Pemerintah Daerah, Association of the Indonesia Tours & Travel Agencies (ASITA) yang menyebutkan potensi jumlah wisatawan halal tourism sebesar 15 juta wisatawan dengan jumlah transaksi sekitar Rp 223 triliun.
Junaidi mengatakan BNI Syariah bersama Mastercard akan menjalin kerja sama promo dengan merchant-merchant pelaku industri pariwisata halal di sana. Dengan adanya kerja sama BNI Syariah dengan pemerintah daerah Sumatera Barat, diharapkan program wisata halal yang akan dilaksanakan bisa lebih banyak mendatangkan wisatawan lokal dan mancanegara.(Sah)
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi