Warga Desa Di Tiongkok Menjadi Jutawan Berkat Jualan Benang Secara Online. (Foto: Mynewshub.cc)
Dream – Perkembangan teknologi menjadi peluang bisnis bagi masyarakat, termasuk orang desa. Berkat bantuan teknologi pula, sekelompok warga desa bisa menjadi jutawan dari bisnis benang.
Dilansir dari Mynewshub, Rabu 8 Maret 2017, penduduk Desa Donggaizhuang, Xingtai, Tiongkok, memutuskan menjual benang setelah meninggalkan pekerjaan tradisinya sebagai petani. Puluhan dari 2 ribu penduduk desa itu menjadi jutawan dan memiliki 400 toko yang menjual benang. Mereka menggunakan platform Taobao—anak usaha Alibaba.
Kepala Desa Donggaizhuang mengatakan, tren jualan online ini bermula dari seorang pemuda yang memutuskan berbisnis benang. Hasil penjualannya mencapai Rp20 ribu yuan (Rp38,64 juta) dalam tiga bulan. Dia meminta pemuda tersebut mengajarkan penduduk lain untuk berbisnis benang.
Sejak itu, semakin ramai penduduk desa yang mengikuti jejak sang anak muda. Mereka menjual atau menggadaikan tanah untuk mendapatkan modal bisnis benang. Variasi benang yang diproduksi pun beragam.
Namun, usaha ini membuat anak-anak penduduk desa tidak bersekolah karena harus membantu perekonomian keluarga.
Advertisement

Hedonic Treadmill: Mengapa Kebahagiaan Terasa Cepat Berlalu?

Mengapa Wadah Plastik Menyimpan Bau dan Noda, tetapi Kaca Tidak?

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda

Ukuran Betis Ternyata Bisa Mengungkap Kondisi Kesehatan Pria, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Gus Kikin Resmi Berkantor di PBNU, Kemaslahatan Umat Jadi Prioritas Utama

Generasi Indonesia Bertutur: Indonesia Menghadapi Disrupsi dari Segala Arah

Penggemar Musik Metal Ternyata Bisa Menahan Rasa Sakit Lebih Lama, Ini Penjelasannya