Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Wirausaha Bisa Dilakukan Oleh Semua Orang, Termasuk Oleh Mahasiswa.
Dream – Pemerintah mendorong mahasiswa untuk berwirausaha. Pelajar perguruan tinggi ini pun tidak perlu menunggu lulus kuliah untuk merintis bisnisnya.
“ Mahasiswa harus memiliki cita-cita dan berani mencoba sebagai wirausaha,” kata Deputi Sumber Daya Manusia Kementerian Koperasi dan UKM, Prakoso B. S., saat memberikan kuliah umum kewirausahaan yang dihadiri oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang, di Malang, Jawa Timur, dikutip dari keterangan yang diterima Dream, Sabtu 25 Februari 2017.
Prakoso mengatakan ada tiga hal yang menjadi kunci keberhasilan seorang entrepreneur. Salah satunya adalah berani untuk gagal.
“ Jangan takut gagal, tetap berinovasi, dan bangun kreativitas akan menjadikan (seseorang sebagai) wirausahawan yang berhasil,” kata dia.
Prakoso mengatakan Gerakan Kewirausahaan yang dicanangkan Kementerian Koperasi dan UKM mendukung masyarakat termasuk kalangan mahasiswa menjadi wirausaha melalui pelatihan. Dia mengatakan kementerian akan melakukan sinergi dengan UMM melatih dan menyiapkan mahasiswa sebagai wirausaha yang tangguh.
Rektor UMM, Fauzan, mengatakan mahasiswa tidak perlu menunggu lulus kuliah untuk menjadi pengusaha. Menurut dia, wirausaha harus dimulai sejak masih mahasiswa.
Asisten Deputi Pengembangan Kewirausahaan Kementerian Koperasi dan UKM, Budi Mustopo, mengatakan usaha tersebut tidak diwacanakan, tapi direalisasikan. Mahasiswa juga diminta untuk mengembangkan jejaring dan berani mengambil risiko. Mereka pun juga diminta untuk cerdik menggunakan kesempatan menjadi peluang.
“ Keuntungan ataupun kerugian saat usaha sudah berjalan akan lebih berguna sebagai pembelajaran, dibandingkan usaha belum dijalankan,” kata dia.
Budi juga mengajak mahasiswa untuk memanfaatkan teknologi informasi sebagai peluang usaha yang paling mudah. Teknologi ini terbukti memberi kesempatan membangun usaha secara efisien sekaligus keuntungan.
“ Yang penting dalam berwirausaha hilangkan gengsi, tapi miliki optimisme yang tinggi. Gengsi tidak membuat kita kaya. tapi kaya akan membuat kita mempunyai gengsi,” kata dia.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya