Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kursi Pijat Ini Didesain Untuk Kaum Urban Yang Aktivitasnya Padat. (Foto: Dream.co.id/Ava Haprin)
Dream – Menghabiskan akhir pekan dengan bermain game lewat komputer maupun gadget memang menyenang. Namun berlama-lama menggunakan perangkat ini bisa membahayakan mata. Masalah kesehatan lain yang bisa muncul adalah rasa pegal di beberapa bagian tubuh.
Melihat fenomena masyarakat yang gemar berlama-lama duduk memainkan gawai ternyata membuka peluang bisnis baru. Inilah yang ditangkap produsen peralatan OSIM yang memperkenalkan kursi pijat terbarunya, uDivine Mini.
Perusahaan ini sengaja merancang kursi pijat untuk kaum urban yang memiliki kegiatan padat, terutama bagi mereka yang menggunakan gawai selama berjam-jam.
“ Kursi ini dirancang untuk menunjang kebutuhan para kaum urban yang sering menggunakan gadget,” kata Brand and Marketing Manager OSIM, Hansen Andrea, di Jakarta, Jumat 9 November 2018.
Hansen menjelaskan pengguna gadget biasanya akan selalu menundukan kepala saat melihat gawainya. Kebiasaan itu membuat otot di sekitar leher dan pundak bekerja lebih berat dari biasanya.
Menurut Hansen, kursi pijatnay dirancang khusus dan memiliki fitur dengan fokus pengobatan yang berbeda-beda.
Fitur neck and shoulders sengaja dibuat untuk merelaksasi otot pegal di bagian leher dan bahu. Sementara lumbar difokuskan untuk bagian otot-otot pinggul yang terasa sakit akibat terlalu lama duduk.
Terakhir, fitur di bagian butt and thigh yang memiliki fokus pada bagian bokong dan paha untuk memperlancar sirkulasi darah.
Sambil berpromosi Hansen menjelaskan jika uDivine Mini berbeda dengan kursi pijat lainnya. Tampilan kursi pijat ini dibuat lebih trendi dengan ukurannya lebih kecil. Rancangan ini membuatnya bisa diletakkan dengan mudah dan disukai anak muda.
" Memiliki tampilan yang modern dan stylish, bentuk uDivine Mini yang compact sempurna untuk menjadi bagian tempat tinggal baik di apartemen maupun di rumah,” kata dia.
Kursi ini diklaim cocok untuk para gamers yang sering duduk di depan komputer dan membutuhkan relaksasi.
" Setelah main games biasanya punggung dan pinggul akan terasa pegal dan kaku kursi ini bisa membantu merelaksasikan otot-otot,” kata dia.
Hansen mengatakan uDivine Mini punya dua pilihan warna, yaitu Digi Red dan Cyber Blue. Harganya juga terjangkau daripada harga kursi pijat lainya.
Dia mengatakan harga kursi ini sebesar Rp22,99 juta. “ Tapi, sampai akhir minggu ini, terdapat promo, yaitu Rp19,99 juta,” kata Hansen.
Hansen mengatakan kursi pijat ini bisa dibeli di took OSIM di Jakarta, Bandung, Medan, Makassar, dan Surabaya. Selain itu dapat juga dibeli secara online di www.onmezzo.com serta di berbagai marketplace.
(Sah, Laporan: Ava Haprin)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya