Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Ilustrasi
Dream - Dompet pemerintah kembali bertambah tebal. Kali ini pemerintah mendapat tambahan pemasukan dari lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara senilai Rp 245 miliar.
Mengutip keterangan tertulis Kementerian Keuangan, Rabu, 16 Juli 2014, total penawaran untuk tiga seri sukuk yang dilelang kemarin mencapai sekitar Rp 1,59 triliun.
Dari ketiga seri sukuk yang dilelang yaitu SPSN-S02012015, PBS005, dan PBS006, jumlah penawaran tertinggi terjadi pada sukuk seri SPSN-S02012015 sebesar Rp 1,27 triliun. Diikuti oleh PBS 005 sebesar Rp 179 miliar dan PBS006 senilai Rp 145 miliar.
Meski mencatat penawaran tertinggi, pemerintah menetapkan tidak ada penawaran pembelian yang dimenangkan untuk sukuk seri SPSN-S02012015.
" Keputusan ini mengingat penawaran imbal hasil (yield) yang dikehendaki investor tidak sesuai dengan harga acuan yang dianggap wajar oleh pemerintah," ujar Plh Dirjen Pengelolaan Utang, Purwiyanto dalam keterangan tertulisnya.
Yield terendah yang diajukan untuk sukuk seri SPSN-S02012015 adalah 6,71875 persen sementara tertinggi 7,31250 persen.
Untuk dua sukuk lainnya, pemerintah menetapkan pemenang masing-masing bernilai Rp 130 miliar untuk seri PBS005 dan Rp 115 miliar untuk seri PBS006.
Seri PBS005 yang akan jatuh tempo pada 15 April 2043 menawarkan imbal hasil 6,75 persen, dan seri PBS006 yang akan jatuh tempo pada 15 September 2020 menawarkan imbal hasil sebesar 8,25 persen. (Ism)
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil


Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?