Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Asing Balik Belanja, Indeks Syariah Mantap di Zona Hijau

Reporter : Syahid Latif
Rabu, 16 Juli 2014 16:24
Asing Balik Belanja, Indeks Syariah Mantap di Zona Hijau
Derasnya arus dana domestik dan asing ke pasar modal Indonesia membawa IHSG kembali menembus level 5.100.

Dream - Di tengah indeks Nikkei dan Shanghai yang melemah, bursa saham Indonesia mampu mempertahankan penguatannya hingga sesi penutupan perdagangan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bahkan kembali menembus level 5.100.

Pemodal asing yang awalnya berhati-hati mengambil posisi, berbalik melakukan aksi beli saham. Nett buy asing pada sesi penutupan mencapai Rp 837,45 miliar.

Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu, 16 Juli 2014, IHSG menguat 43,1 poin (0,85%) ke level 5.113,93. Transaksi perdagangan saham kali ini mencapai Rp 7,46 triliun.

Naiknya harga saham dari 248 emiten membawa IHSG mencetak penguatan tertinggi di kawasan Asia.

Aksi beli saham yang dilakukan pemodal juga membawa Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) kembali menguat. Nyaman di zona hijau sejak sesi pembukaan, indeks ISSI ditutup menguat 1,54 poin (0,93 persen) ke level 167,81.

Transaksi perdagangan saham syariah kali ini melibatkan 46,1 miliar efek dengan nilai menembus Rp 4,94 triliun.

Kenaikan signifikan juga dialami indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII), dengan menguat 6,29 poin (0,91 persen) ke level 694,49.

Ramainya saham keping biru syariah yang menguat sempat membuat indeks JII menembus level 698,84. Nilai transaksi perdagangan saham syariah mencapai Rp 3,25 triliun.

Dari kawasan regional, indeks Nikkei Jepang bergerak ke zona merah dengan melemah 0,1 persen. Koreksi juga melanda indeks SSEC Shanghai yang melanda 0,15 persen.

Sementara itu kurs rupiah masih terus bergerak melemah dalam beberapa hari terakhir. Rupiah terkoreksi 35 poin (0,3%) ke level 11.771 per dolar AS.

Pada perdagangan kali ini, saham-saham pencetak kenaikan harga tertinggi dihuni oleh ICBP yang menguat Rp 525, ITMG Rp 300, INTP Rp 250, CPIN Rp 200, dan PGAS Rp 175 per saham. (Ism)

Beri Komentar