Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Aksi Sang Pemuda Berbuat Kebaikan Kepada Sang Remaja. (Foto: Siakapkeli.my)
Dream – Media sosial Malaysia sedang dihebohkan video seorang pria baik hati memberi makanan kepada seorang remaja laki-laki, yang sedang mengais-ngais sesuatu di tempat sampah di sebuah SPBU di Kota Baru Ampang.
Dilansir dari Siakap Keli, Jumat 18 November 2016, pemuda bernama Mohd Shafiq Harun itu tidak menyangka videonya menjadi viral. Sehingga dibagikan lebih dari 30 ribu kali di Facebook.
" Saya orang yang mudah merasa kasihan dan lemah jika melihat orang susah sedang kelaparan,” kata Shafiq.
Dia tak punya niat pamer untuk berbuat kebaikan. Pemuda berusia 20 tahun ini mengaku ikhlas membantu remaja yang mengais tong sampah. Shafiq juga mengaku tak sadar jika direkam.
" Niat saya memang ikhlas dan bukannya ingin pamer, sebab saya nampak dia sedang cari sesuatu dalam tong sampah,” kata dia.
Video itu direkam dan diunggah oleh teman wanitanya, Qkhazatul Ayuni Abdul Razakke akun Facebook. Kemudian, pengguna Facebook populer Malaysia, Raja Mohd Shahrim, mengunggah ulang video itu dan telah disaksikan sebanyak 1,4 juta kali.
© Dream
Dream - Menurut Shafiq, kejadian itu terjadi pada Senin lalu ketika dia melihat remaja laki-laki itu sedang mengais di tong sampah SPBU.
" Ketika saya ingin mengisi bensin Senin lalu pada jam 8.15 malam, saya lihat dia di belakang mobil, tak tahu dia ingin cari apa,” kata dia.
Shafiq melanjutkan, sang remaja yang tak disebutkan namanya itu mengambil kaleng dan botol bekas minuman dalam tong sampah.
Barang-barang ini dimasukkan ke dalam karung yang dibawanya. Sayangnya, sang remaja tidak mengerti bahasa Melayu ketika diajak berbicara.
“ Dia tidak mengerti bahasa Melayu, tapi saya suruh dia tunggu sebentar sebelum saya masuk ke SPBU dan membelikan dia roti, biskuit, dan air minum,” kata dia.
© Dream
Dream - Shafiq melakukan perbuatan tersebut karena teringat pesan sang ayah. Dia mengatakan ayahanda selalu berpesan agar senantiasa bersedekah, terutama saat senang.
" Ayah saya pernah bilang, kalau ingin hidup senang kita harus keluarkan, bukannya kumpulkan uang. Jadi saya mengerti maksudnya adalah bersedekah. Kadang-kadang saat saya bertugas pun saya mencoba bersedekah dan memberi apa yang saya mampu," kata dia. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya