Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden Terpilih AS, Donald Trump Dan Istrinya Melanie Trump
Dream - Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump membuat kejutan. Sepanjang masa jabatannya, pemilik bisnis properti Trump ini takkan mengambil hak gajinya.
Trump hanya akan mengambil jatah gaji sebesar US$ 1 sesuai aturan yang berlaku dalam konstitusi AS.
" Saya rasa saya harus mengikuti hukum mengambil US$ 1. Jadi saya akan mengambil US$ 1 setahun," kata Trump mengutip laman cbsnews.com, Kamis, 17 November 2016.
Jawaban Trump dalam acara 60 Minutes sebuah stasiun televisi AS tersebut memang cukup mengejutkan. Maklum saja, seorang presiden di AS berhak mendapat gaji sebesar US$ 400 ribu atau sekitar Rp 5,35 miliar
" Tidak, saya tidak akan mengambil gaji itu. Tidak akan saya ambil," ulang Trumph menjawab pertanyaan sang presenter Lesley Stahl.
Sejak terpilih, Trump memang berjanji akan memisahkan masalah bisnis pribadinya jika terpilih menjadi presiden.
" Saya akan memutus hubungan....saya takkan peduli lagi," kata Trump dalam salah satu sesi debat. " Anak-anak saya yang akan menjalankan, saya tak mau ekspansi besar-besaran."
Setahun yang lalu, Trump juga berjanji akan menolak gaji presiden yang diterimanya.
Bahkan dia menegaskan, hal tu akan menjadi langkah nyata pertamanya jika terpilih sebagai presiden.
" Saya takkan mengambil gaji, OK?" janjinya. " Itu bukan masalah besar buat saya."
Dalam dokumen persyaratan yang diserahkan pada Federel Election Commision, Trump melaporkan pendapatannya pada 2015 mencapai US$ 577 juta. Melihat pundi hartanya itu, memang sangat mungkin Trump tak mau mengambil jatah gajinya.
Menurut data investigasi Forbes yang dirilis September lalu, kekayaan Trump ditaksir mencapai US$ 3,7 miliar, turun US$ 800 juta dari posisi setahun yang lalu.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya