6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bank Islam Malaysia
Dream - Industri keuangan syariah diharapkan terus mampu meningkatkan pangsa pasar di bisnis keuangan dunia seiring posisinya yang semakin matang dan berkembang.
Managing Director dari RHB Islamic, Ibrahim Hasan berpesan, agar para pemain industri syariah Malaysia segera meningkatkan dan memperkuat kompetensinya dalam mengembangkan keuangan syariah.
Harapannya, Malaysia bisa semakin maju dalan industri keuangan dunia.
Malaysia mengklaim pertumbuhan industri keuangan syariah Malaysia tumbuh dengan terencana. Upaya bersama pihak berwenang dalam mengembangkan industri ini diklaim takkan mudah ditiru negara-negara lain.
" Berbeda dengan yurisdiksi lain, kita beruntung, sebagai regulator seperti Bank Negara Malaysia (BNM), bersama dengan dukungan dari instansi pemerintah dan pelaku pasar, telah mengembangkan industri keuangan Islam yang diatur," kata Ibrahim dalam konferensi International Islamic Banking and Finance Law Islam 2015 seperti dikutip laman Bernama, Rabu, 4 Februari 2015.
Ibrahim mengatakan, Malaysia saat ini mengasai lebih dari 60 persen pangsa pasar sukuk dunia. Sementara aset perbankan syariah Malaysia menguasai hampir 25 persen porsi dunia.
Menurut Ibrahim, tantangan bagi industri keuangan Islam saat ini adalah terus mengembangkan standar yang tetap setia pada prinsip-prinsip utama Islam.
" Jika pasar setiap adalah untuk tetap kompetitif relevan, pasar keuangan dan hukum yang mengatur industri harus dinamis," kata Ibrahim.
Pembentukan Komite Harmonisasi Hukum Harmonisasi dalam Bank sentral diyakini akan memastikan keberhasilan pencapaian masterplan sektor keuangan dan cetak biru sektor keuangan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
