JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Ilustrasi
Dream - Saudagar Timur Tengah pelan-pelan mulai menaruh hati pada pertumbuhan ekonomi Indonesia. Janji investasi dan kerjasama perdagangan berbasis syariah telah digaungkan.
Komitmen tersebut disampaikan sejumlah pejabat dan CEO perusahaan swasta Dubai yang berkunjung ke Kementerian Perdagangan (Kemendag).
" Peluang ekonomi yang ditawarka terlalu besar untuk dilewatkan melihat pesatnya perkembangan ekonomi syariah belakangan ini seperti potensi pasar, nilai konsumsi, dan nilai aset," ujar Dirjen Kerjasama Perdagangan Internasional Kemendag, Bachrul Chairi dalam keterangan tertulis seperti dikutip Dream, Selasa, 3 Februari 2015.
Ketertarikan saudagar Dubai berinvestasi di Indonesia cukup besar. Tak hanya pejabat Dubai Islamic Economy dari Persatuan Emirat Arab (PEA, sejumlah CEO dan managing director perusahaan terkemuka Dubai juga hadir.
Dalam pertemuan itu, delegasi Dubai berharap bisa meningkatkan kerjasama perdagangan terutama di lingkup ekonomi syariah, serta peluas kerjasama business to business dalam jangka panjang.
Para pengusaha Dubai juga tengah menjajaki sumber produk-produk halal dari Indonesia untuk di-re-ekspor melalui Dubai.
" Kami berharap kerjasama dengan Dubai ini dapat meningkatkan surplus ekspor nonmigas Indonesia 2014 ke PEA," kata Bachrul. Pada 2013, angka ekspor Indonesia ke PEA mencapai US$ 1,16 miliar.
Selama ini Dubai memang menjadi pusat perdagangan luar negeri terbesar PEA dengan porsi 85 persen. Selain itu, penduduk Dubai yang hanya 1,8 juta orang dikenal memiliki daya beli tinggi.
Dubai menjadi penghubung perdagangan dengan negara-negara kawasan Timur Tengah, Afrika Utara, Eropa Timur, Asia Tengah, dan Asia Selatan. Sekitar 70 persen barang-barang yang diimpor, diekspor kembali ke negara-negara lain di kawasan sekitar.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun