Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Attijariwafa Bank (le360.ma)
Dream - Di tengah serbuan pemodal asing, sebuah bank syariah memiliki ambisi besar. Bisnisnya tak ingin direcoki dana-dana dari luar negeri. Dengan modal sendiri, lembaga keuangan ini menolak antrean panjang investor asing yang berminat masuk pasar berkembang.
Attijariwafa Bank, bank syariah satu-satunya yang beroperasi di Maroko adalah lembaga keuangan yang memiliki ambisi besar itu. Cita-citanya membangun bisnis keuangan syariah sendiri tanpa bantuan mitra asing.
Mengutip laporan Zawya Selasa, 3 Februari 2015, parlemen Maroko telah memberikan persetujuan akhir pada November lalu terhadap pengesahan Undang-Undangn keuangan syariah. Dengan payung hukum ini, perusahaan perbankan Maroko bisa mendirikan bank syariah dan menerbitkan kredit syariah.
Langkah Attijariwafa Bank itu telah menyebabkan bank-bank Maroko menunda pembicaraan dengan bank-bank asing tentang peluncuran cabang syariah di Maroko.
" Kami sudah mendapat banyak tawaran dari bank syariah internasional, tapi kami tidak sedang mencari mitra," Mohamed Kettani, CEO Attijariwafa.
Keuangan syariah Maroko memang tumbuh pesat setelah pemerintah Islam moderat mengambil alih kekuasaan melalui pemilihan umum pada akhir 2011. Kala itu, pemerintah memang tengah berjuang mengatasi defisit anggaran yang besar.
Salah satu harapan muncul dengan adanya booming obligasi syariah yang bisa menarik investor kaya dari Teluk.
Attijariwafa Bank yang dikuasai keluarga kerajaan Maroko telah menjadi satu-satunya bank lokal yang membuka layanan syariah sejak negara ini mengizinkan bank konvensional menawarkan layanan keuangan syariah terbatas pada 2010.
Bank dari Kuwait, Qatar, Bahrain dan Uni Emirat Arab telah menyatakan minat masuk ke Maroko ketika UU keuangan syariah mulai diberlakukan tahun lalu.
Namun pengamat bank Maroko yakin otoritas perbankan Maroko lebih memilih memandu bank asing dalam bermitra dengan bank lokal daripada mendirikan cabang baru. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya