6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bank Indonesia Memberikan 30 Penghargaan Bagi Pelaku Ekonomi Dan Individu Yang Berkontribusi Baik Terhadap Perekonomian. (Foto: Bank Indonesia)
Dream – Bank Indonesia (BI) memberikan apresiasi atas tata kelola dan kinerja baik para pelaku ekonomi. Lewat penganugerahan Penghargaan Bank Indonesia 2017, ada 30 penghargaan dari 16 kategori yang diberikan kepada individu, korporasi, perbankan, dan media.
Beberapa di antaranya kategori, bank sentral di tanah air itu memberikan adalah penghargaan untuk sektor keuangan syariah.
Dilansir dari bi.go.id, Selasa 18 Juli 2017, dua penghargaan yang diberikan BI di sektor keuangan syariah itu adalah bank syariah pengendali moneter terbaik dan penggiat ekonomi syariah.
Bank Syariah Mandiri mendapatkan penghargaan di kategori bank syariah pengendali moneter terbaik, sedangkan Ketua Majelis Ulama Indonesia, Ma’ruf Amin, di kategori penggiat ekonomi syariah.
“ Penghargaan ini diberikan kepada para pelaku ekonomi dan tokoh bangsa yang memberikan kontribusi dan kinerja terbaiknya untuk mengawal dan memajukan dan perekonomian Indonesia, serta memberikan inspirasi untuk meningkatkan kualitas dan tata kelola perekonomian bangsa,” kata Gubernur BI, Agus D. W. Martowardojo, di Jakarta.
Agus menyampaikan bahwa pemberian penghargaan juga merefleksikan jalinan sinergi antara BI dan para pelaku ekonomi yang bersama-sama pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan, dan Lembaga Penjamin Simpanan yang berupaya mewujudkan stabilitas makroekonomi, serta memfasilitasi akselerasi pertumbuhan ekonomi secara sehat dan berkesinambungan.
Kinerja dan tata kelola yang baik dari para pelaku ekonomi dinilai telah turut berkontribusi kepada stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional, hingga mencapai posisi pertumbuhan ketiga tertinggi diantara negara-negara anggota G-20.
“ Selanjutnya, sinergi antarlembaga diharapkan akan terus memberikan suasana kondusif bagi bertumbuhnya perekonomian Indonesia secara sehat dan berkelanjutan,” kata dia.
Mantan menteri keuangan ini mengatakan pemberian penghargaan merupakan salah satu agenda tahunan Bank Indonesia yang untuk pertama kalinya diselenggarakan di tahun 2017, sekaligus merupakan puncak dari rangkaian kegiatan hari ulang tahun BI yang diperingati setiap tanggal 1 Juli.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
