Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Waskita Karya Beton Precast Mendapatkan Fasilitas Pembiayaan Syariah Dari BRI Syariah. (Foto: Waskita.co.id)
Dream – PT Waskita Beton Precast Tbk semakin percaya diri memperkuat lini bisnisnya. Anak usaha PT Waskita Karya ini mendapatkan fasilitas pembiayaan modal kerja syariah (musyarakah line facility) senilai Rp300 miliar dari PT BRISyariah.
Direktur Keuangan dan Risiko Waskita Beton Precast, Budi Setyono, mengatakan fasilitas pembiayaan ini akan digunakan membiayai sebagian proyek pengadaan material precast dan beton readymix untuk pembangunan Cimanggis-Cibitung Toll Ways (CCTW) seksi 2.
Ruas tol dengan nilai kontrak mencapai Rp2,2 triliun ini ditargetkan selesai pada 2019.
Pembiayaan ini merupakan kali kedua fasilitas yang diterima Waskita Beton Precast dari BRISyariah. Tetapi, dana dengan besaran yang sama telah digunakan untuk proyek yang berbeda.
“Fasilitas kredit yang diterima Perseroan dari BRISyariah sebelumnya digunakan untuk membiayai proyek Light Rail Transit/LRT Palembang dan pengadaan PCI Girder,” kata Budi melalui keterangan tertulis diterima Dream, Kamis, 21 Juni 2017.
Selain itu, Perseoran ini juga mendapatkan fasilitas kredit dari PT Bank DKI sebesar Rp500 miliar. Kredit ini digunakan untuk membiayai proyek pengadaan readymix dan precast tol Jakarta-Cikampek seksi 2 elevated.
dengan demikian, total pinjaman yang didapatkan perseroan ini mencapai Rp800 miliar.
Sekadar informasi, setelah IPO pada September 2016 yang memberikan tambahan ekuitas Rp5,1 triliun, Waskita Beton Precast mengoptimalkan pinjaman perbankan untuk memperkuat struktur pendanaannya. ]
Tahun ini, perusahaan tersebut menargetkan orderbook sebesar Rp22,5 triliun, terdiri dari carry over 2016 sebesar Rp10,2 triliun dan target kontrak baru 2017 sebesar Rp12,3 triliun. (Sah)
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari