Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Berminat Sekolah Di Sekolah Ikatan Dinas Pemerintah? (Foto: Setkab.go.id)
Dream – Pemerintah kembali membuka kesempatan kepada lulusan Sekolah Menengah Umum (SMU) sederajat untuk mengikuti seleksi siswa pada delapan sekolah kedinasan pemerintah. Total jumlah pelajar yang akan diterima di sekolah kedinasan pemerintah tahun ini sebanyak 8 ribu orang.
“ Ada beberapa sekolah ikatan dinas yang jumlah penerimaan siswanya bertambah, seperti Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang tahun lalu hanya 900 orang, kini bertambah menjadi 1.689 orang,” kata Deputi Bidang Smber Daya Manusia (SDM) Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Setiawan Wangsaatmadja, di Jakarta, dilansir dari setkab.go.id, Kamis 2 Maret 2017.
Setiawan mengatakan delapan sekolah ikatan dinas ini menerima 8.348 orang untuk tahun ini. Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) menjadi sekolah kedinasan paling banyak menerima siswa baru. Sementara yang paling sedikit berasal dari Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN) sebanyak 100 orang.
Pendaftaran dilakukan secara online dan serentak melalui portal www.panselnas.id pada 9-31 Maret 2017.
Berikut ini adalah rincian jumlah pelajar yang diterima di delapan sekolah ikatan dinas beserta instansi pemerintah.
*Kementerian Keuangan (PKN STAN) sebanyak 4.920 orang
*Kementerian Dalam Negeri (IPDN) sebanyak 1.689 orang
*Kementerian Perhubungan (STTD) sebanyak 165 orang
*Kementerian Hukum dan HAM (Poltekip dan Poltekim) sebanyak 500 orang
*Badan Intelijen Negara (STIN) sebanyak 124 orang
*Badan Pusat Statistik ((STIS) sebanyak 600 orang
*Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) sebanyak 250 orang
*Lembaga Sandi Negara (STSN) sebanyak 100 orang.
Bagaimana cara mendaftarnya?
© Dream
Setiawan mengatakan para pelamar yang berminat, bisa menyiapkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP elektronik, dan Nomor Induk Keluarga Kartu Keluarga.
“ Kalau tidak cocok antara keduanya, otomatis akan ditolak,” ujar dia.
Pelamar pun hanya diperbolehkan mendaftar di satu sekolah ikatan dinas. Kalau ada yang memilih lebih dari satu, yang bersangkutan otomatis akan gugur.
Setelah mendaftar di portal www.panselnas.id, seleksi akan dilakukan bertahap di tingkat kementerian/lembaga masing-masing. Ada yang melakukan seleksi dan sesudah pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) dengan menggunakan computer assisted tes (CAT). Tes SKD dan CAT ini memungut biaya sebesar Rp50 ribu.
“ Ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 63 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku di Badan Kepegawaian Negara (BKN),” kata dia.
Setiawan mengatakan ada beberapa sekolah kedinasan yang memungut biaya pedaftaran selain tes SKD, yaitu PKN STAN, STTD, STIS, dan STMKG. Masyarakat pun diminta berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya penipuan.
“ Tidak ada satu orang atau pihak mana pun yang bisa membantu kelulusan dengan kewajiban menyediakan uang dalam jumlah tertentu. Jadi, jangan percaya calo,” kata dia.
Setiawan mengatakan para pelamar yang diterima di sekolah-sekolah tersebut akan diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (PNS) setelah lulus serta mendapat ijazah dari sekolah kedinasan. Mereka akan ditempatkan pada jabatan tertentu berdasarkan usulan dari kementerian/lembaga yang bersangkutan dan pemerintah daerah berdasarkan formasi yang ditetapkan Kementerian PANRB.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya