Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi
MK Sudah Putus, Drama Ijazah Gibran Belum Tamat
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?
Ilustrasi (Foto: Unsplash/Štefan Štefančík)
DREAM.CO.ID - SEEK merilis temuan terbaru tentang tren penipuan di dunia kerja di kawasan Asia Pasifik, termasuk Indonesia. Salah satu yang harus menjadi perhatian dari temuan tersebut adalah lima bidang pekerjaan yang ternyata paling banyak menjadi sasaran dari pelaku penipuan (scammer) di Indonesia.
Analisis ini didasarkan pada data deteksi penipuan internal milik SEEK di seluruh platformnya pada kawasan Asia Pasifik selama periode Juli 2024 hingga Juni 2025, termasuk Jobstreet dan Jobsdb, perusahaan yang dinaungi SEEK.
Para pelaku penipuan menunjukkan strategi penargetan yang canggih, yang berbeda-beda antara Australia dan Selandia Baru (ANZ) dengan enam negara di Asia tempat SEEK juga beroperasi (Hong Kong, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand).
Data menunjukkan bahwa posisi Administration & Office Support tetap menjadi target utama di semua pasar.
Di kawasan Asia, posisi yang sebagian besar merupakan pekerjaan tingkat entry-level mencakup 29% dari total iklan lowongan palsu, dibandingkan dengan 17% di ANZ.
Para pelaku penipuan juga menerapkan strategi regional yang berbeda, yang menunjukkan adanya 'hotspot' (titik rawan) geografis yang khas.
Indonesia tercatat sebagai hotspot penipuan lowongan kerja terbesar, yang menyumbang 38% dari seluruh upaya penipuan di Asia Pasifik dan 62% dari total penipuan lowongan kerja di kawasan Asia. Filipina menyusul sebagai target kedua terbesar, dengan porsi 20% dari upaya penipuan di Asia Pasifik.
“ Kita tidak lagi hanya berbicara soal kerugian finansial, tetapi juga risiko keamanan serius di mana job scam telah berevolusi menjadi pintu masuk kejahatan terorganisir seperti Tindak Pidana Perdagangan Orang yang menyasar warga Indonesia,” kata Operations Director Indonesia, Jobstreet by SEEK, Willem Najoan dalam siaran pers, dikutip Rabu, 19 November 2025.

Berikut lima kategori iklan lowongan teratas yang menjadi target penipu di Indonesia (per bulan Oktober 2025)
1. Administration & Office Support 39,36% (total pekerjaan yang terdeteksi penipuan)
2. Manufacturing, Transport & Logistics 21,06%
3. Retail & Consumer Products 12,23%
4. Trades & Services 7,98%
5. Hospitality & Tourism 5,74%
Dalam kategori pekerjaan di bidang 'Administration & Office Support', peran yang paling banyak terdapat penipuan lowongan adalah pekerjaan seperti admin toko online, admin e-commerce, dan data entry.
Sementara itu, di bidang 'Manufacturing, Transport & Logistics', banyak penipuan iklan lowongan kerja yang menargetkan posisi operasional gudang seperti staff gudang.
“ Posisi Administration & Office Support memang sangat rentan karena biasanya tidak menuntut gelar khusus atau pengalaman yang mendalam. Posisi di bidang Sales juga menunjukkan pola serupa karena sering menjanjikan pekerjaan cepat dan penghasilan berbasis komisi, yang tentu menarik bagi para pencari kerja yang sangat membutuhkan pemasukan," ungkap Head of Trust & Safety, SEEK, Tom Rhind.
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Kenapa Pekerjaan Baru di Usia 30-an Bisa Membuat Kita Merasa Bodoh Lagi?

Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Diputar? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengeceknya


Pepaya vs Mangga, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah dan Pencernaan?

Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series

Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya