Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ingin Bisnismu Sukses, Sahabat Dream? (Foto: Shutterstock)
Dream - Tidak sedikit orang yang merasa ingin terjun ke dunia bisnis. Apalagi, setelah dia menemukan celah yang bisa menghasilkan uang.
Akan tetapi, terjun ke dunia bisnis pun tak bisa sembarangan.
Tanpa perencanaan, bisnis yang dijalankan nantinya akan berantakan. Lantas, bagaimana caranya merencanakan bisnis?
Founder and CEO QM Financial, Ligwina Hananto, mengatakan, tiga hal yang harus direncanakan sebelum bisnis. Pertama, adalah masalah konsumen yang ingin diselesaikan. Seseorang yang ingin berbisnis menemukan masalah konsumen yang akan dicarikan solusinya.
Yang ke dua, menentukan target pasar. Pelaku bisnis harus menemukan siapa yang akan menjadi konsumen. Yang ke tiga, solusi pelaku UKM untuk menyelesaikan permasalahan konsumen.
" Fokus kita terhadap masalah yang dihadapi pembelinya. Di mana ada masalah, di situ ada kesempatan," kata Ligwina dalam acara " Seri Kelas Keuangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kreatif" di Cirebon, Jawa Barat, dikutip dari laman Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Sabtu 2 Maret 2019.
Dia mengatakan pelaku UKM kreatif perlu menyampaikan paparan untuk mendapatkan alternatif pembiayaan dari perbankan dan non perbankan. Dalam paparan ini, ada dua hal yang diperhatikan, yaitu tim dan traction.
Tim yang dibangun itu memerlukan CEO yang bisa membaca laporan keuangan. Nah lappran keuangan ini bisa digunakan sebagai strategi untuk mengembangkan usaha.
Sedangkan traction merupakan ukuran keberhasilan yang bisa dihitung secara eksponensial. Ukuran ini juga menentukan perbankan dan non perbankan untuk menyalurkan pembiayaan kepada pelaku UKM. Misalnya, traction jumlah UKM kreatif digital dinilai dari jumlah pelaku pengguna aplikasi.
Ligwina juga mengingat pelaku UKM kreatif untuk memiliki laporan keuangan.
" Bisnis harus memiliki laporan keuangan. Keuangan pribadi dan bisnis harus terpisah," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya