Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Sebagian Besar Orang Indonesia Berharap Diurus Sang Anak Ketika Pensiun. (Foto: Shutterstock)
Dream – Mayoritas orang Indonesia ingin hidup nyaman saat pensiun. Namun sayangnya, hanya sedikit orang yang sadar melakukan investasi untuk masa tua mereka.
Itulah hasil survei Future of Retirement, Bridging the Gap HSBC terhadap 1.050 responden yang berumur 21 tahun hingga usia pensiun.
Hasil survei menunjukkan 68 persen orang Indonesia menginginkan hidup nyaman ketika pensiun. Namun, hanya 30 persen yang sadar akan investasi untuk masa tua.
Head of Wealth Management PT Bank HSBC Indonesia, Steven Suryana, mengatakan, investasi dana pensiun seharusnya segera dilakukan.
" Masa pensiun merupakan saat seseorang idealnya menikmati masa istirahat bersama setelah bertahun-tahun bekerja," kata Seteven di Jakarta, Selasa 12 Februari 2019.
Tiga perempat responden survei itu, kata Steven, berharap mendapatkan biaya hidup dari anak-anaknya. Nyatanya, hanya sepertiga yang mendapatkan biaya hidup dari anak-anak mereka.
“ Kenyataannya saat ini hanya kurang dari sepertiga responden usia pensiun menerima bantuan dari anaknya,” kata dia.
Steven mengatakan, ada 54 persen responden ingin berwirausaha ketika pensiun. Sebanyak 29 persen responden mengandalkan biaya hidup dari tabungan. Sementara, 25 persen responden ingin mencari pekerjaan baru, dan 19 persen ingin membangun indekos atau menyewakan rumah.
Dia mengatakan, ada juga yang berharap mendapatkan uang tunjangan pensiun dari perusahaan. “ Yang pasti, semakin dini kita mempersiapkan diri, semakin bisa kita mewujudkan mimpi menjadi crazy rich retiree di Indonesia,” kata dia.
Dream – Kita semua punya tahap kehidupan yang berbeda. Untuk beberapa orang, masa pensiun tinggal mungkin tinggal hitungan tahun atau mungkin bulan. Di saat seperti inilah muncuk kekhawatiran kebutuan hidup kelak tak tercukupi.,
Sementara mereka yang masih muda, jarang terpikir dalam kehidupan mereka tentang merancang masa pensiun bahagia. Alasannya, masa pensiun masih sangat lama.
Ya, bukan masalah usia bagi orang-orang yang ingin pensiun. Berhenti total dari karier memang harus ada dalam pikiran orang. Semakin tua usia, semakin dekat pula dengan masa pensiun. Tapi, uang yang dihasilkan ketika masih muda akan lebih berharga.
Makanya, lebih baik orang muda mempersiapkan pensiun sejak dini.
Menabung menjadi cara yang umum dilakukan untuk mempersiapkan diri untuk pensiun. Ada lima cara yang bisa dilakukan agar uang yang dihemat bisa dialihkan ke dana pensiun. Berikut ini caranya, dikutip dari Lifehack, Senin 3 September 2018.
Punya Pekerjaan Sampingan
Banyak orang memiliki pekerjaan sampingan. Pekerjaan ini bisa menambah pundi-pundi tabungan. Disarankan kamu bekerja sampingan di akhir pekan.
Ubah Kebiasaan
Setiap orang punya kebiasaan yang bisa membuat pengeluaran ekstra. Misalnya, minum kopi setiap pagi. Atau, pergi makan di luar setiap hari.
Apa pun kebiasaanmu itu, kini saatnya untuk dipangkas. Kopi menjadi salah satu kebiasaan yang membuatmu boros. Kamu bisa mendapatkan manfaat dari mengurangi kebiasaan ngopi. Uang yang dibelanjakan untuk minum kopi, bisa kamu alihkan ke tabungan pensiun.
Lakukan Saja
Beberapa orang menghasilkan uang yang cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Mereka juga tidak mengubah banyak perubahan setiap harinya. Mereka hanya menyisihkan uang setiap bulan.

Kalau kamu ingin seperti mereka yang berkecukupan, tinggal menabung saja dengan rutin. Ingat, menabung uang dengan rutin juga bisa membuat tabunganmu membengkak.
Beli Rumah
Kalau masih mengontrak rumah, tapi mampu beli hunian, ya, lebih baik beli rumah. Banyak orang pensiun diri dengan penghasilannya dari memiliki banyak rumah. Harga rumah telah terbukti naik dari waktu ke waktu.
Kalau membeli rumah, kamu bisa menghemat uang kontrakan. Uang ini bisa dialihkan ke dana pensiun. Kalau mengontrak rumah, sama saja kamu membayar orang untuk pensiun dini.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya