Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Foto Keluarga Rockefeller. (Foto: CNBC)
Dream – Sejak abad ke-19, Rockefeller merupakan keluarga kaya raya dan terpandang di Amerika Serikat. Keluarga ini punya pengaruh besar terhadap ekonomi, bisnis, politik, bahkan sejarah Negeri Paman Sam.
Tetapi, ada salah satu pria yang tidak tahu keluarganya kaya raya. Dia adalah David Rockefeller Jr.
Dikutip dari CNBC, David merupakan cucu miliarder Amerika Serikat sekaligus pendiri trah Rockefeller, John Davison Rockefeller. Dia tahu keluarga besarnya kaya raya dari teman-teman sekolahnya.
“ Saya baru tahu saat orang-orang di sekolah memberi tahu saya ini orang kaya. Saya malah tidak tahu kalau keluarga saya kaya,” kata David.
Bos Rockefeller&Co. ini justru tidak merasa kaya. “ Jadi, tidak setuju dengan mereka,” kata dia.
Keluarga Rockefeller memiliki aset sebesar US$11 miliar (Rp153,35 triliun) pada 2016, menurut Forbes. Kekayaan ini tidak serta-merta membuat keluarga Rockefeller hidup bermewah-mewahan.
Keluarga ini mengajarkan kesederhanaan kepada anak cucunya. Alih-alih membeli pesiar dan pesawat jet, keluarga ini justru membeli barang diskonan dan berdonasi ke lembaga amal dan tempat ibadah.
Keluarga ini juga jeli menghitung setiap sen yang dihasilkan dan dikeluarkan. Bahkan David mengaku menjalani masa mudanya seperti lazimnya anak-anak seusianya.
“ Seperti anak laki-laki lain, saya akan membeli kartu bisbol dan permen karet,” kata David.
Malah, kata pria berusia 70 tahun itu, teman-teman sekelasnya yang menghabiskan banyak uang. Pernah suatu ketika David yang kala itu berusia 12 tahun, mengetahui temannya mengeluarkan uang US$50 (Rp697.061) untuk makan malam.
“ Kami berpikir, ‘Ya, Tuhan’,” kata dia.
Peristiwa tersebut menyadarkan Davis keluarganya memberi pelajaran tak bernilai. Tak peduli seberapa banyak uang yang dihasilkan, yang penting adalah tanggung jawab atas kekayaan dan amal serta pengeluaran lainnya.
" Orangtua perlu memberikan contoh kepada anak-anak mereka dengan menunjukkan pengendalian (diri),” kata dia.
(Beq)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya