Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pelaku Pasar Tengah Mengamati Perdagangan Saham Di Lantai BEI (Merdeka.com)
Dream - Pelaku pasar kembali masuk ke lantai bursa yang berdampak kembali menguatnya indeks saham acuan. Namun laju kenaikan indeks di awal perdagangan ini masih terus dibayangi sejumlah tekanan.
Penguatan indeks saham acuan di Bursa Efek Indonesia tak lepas dari sentimen positif dari kawasan regional. Sejumlah indeks saham pagi ini bergerak menguat di sesi pembukaan. Hanya Kospi Korea Selatan yang dibuka melemah namun kini telah bergerak dalam tren menguat.
Saat ini, Indeks Shanghai Composite memimpin penguatan usai naik 0,8 persen, diikuti Nikkei Jepang 0,66 persen dan Hang Seng 0,5 persen.
Pada pra pembukaan perdagangan BEI, Jakarta, Selasa, 11 November 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka menguat 5,73 poin (0,12%) ke level 4.971,12.
IHSG melanjutkan laju kenaikan di sesi pembukaan dengan menguat 5,64 poin (0,11%) ke level 4.971,03
Tercatat 21 emiten pagi ini memulai perdagangan di zona hijau sementara 10 lainnya melemah. Transaksi perdagangan tercatat sebanyak 30.967 saham senilai Rp 16,20 miliar.
Pemodal asing masih melakukan aksi beli saham dengan mencatat nett buy tipis Rp 983 juta.
Kecuali saham perdagangan dan manufaktur yang melemah 0,04 persen, seluruh indeks saham memulai perdagangan dari zona hijau.
Kembalinya pemodal membeli sejumlah saham di lantai bursa juga berimbas positif pada laju indeks saham syariah di BEI.
Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dibuka menguat 0,20 poin (0,13%) ke level 159,02 di sesi pra pembukaan. ISSI kembali menanjak 0,22 poin (0,14%) ke level 159,04 di sesi pembukaan.
Di awal perdagangan, 16 emiten syariah telah beranjak naik ke teritori positif sementara 8 lainnya masih tertinggal di zona merah. Sisanya masih stagnan atau tak ditransaksikan pelaku pasar.
Pemodal membelanjakan dana Rp 6,64 miliar untuk melakukan aksi jual beli 20.705 saham.
Di jajaran saham unggulan syariah, indeks Jakarta Islamic Index (JII) juga melaju posiif. Di sesi pra pembukaan, JII menguat 1,20 poin (0,18%) ke level 650,85.
Pada sesi pembukaan, indeks JII kembali naik 1,29 poin (0,2%) ke level 650,94.
Transaksi perdagangan saham beluchips syariah ini melibatkan 17.833 saham senilai Rp 6,22 miliar.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya