Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menteri DPDTT Marwan Jafar (kanan) Dan Duta Besar Arab Saudi Untuk Indonesia Mustafa Ibrahim Al-Mubarak (kiri) Dalam Pertemuan Membahas Kemajuan Desa (dok.istimewa)
Dream - Pemerintah serius mengembangkan kawasan pedesaan di seluruh Indonesia. Tak heran jika Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (DPDTT) Marwan Jafar, banyak mengajak negara maju di dunia untuk ikut berkontribusi.
Terakhir, Marwan mengajak pemerintah Arab Saudi untuk ikut membangun desa di Indonesia. Ajakan itu disampaikan Marwan saat menerima kunjungan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Mustafa Ibrahim Al-Mubarak, di Kantor Kemendesa, Kalibata Jakarta Selatan, Jakarta.
Dalam pertemuan itu Marwan mengajak pemerintah Arab Saudi untuk ikut serta memajukan desa di Indonesia. Sebab, menurutnya, jumlah desa di Indonesia yang begitu banyak dengan jangkauan yang luar. Pemerintah pun mengaku perlu menggandeng sejumlah pihak, termasuk negara-negara berkembang untuk menjalin kerjasama dalam berbagai bidang.
“ Saya berharap, Arab Saudi bisa membantu program untuk mengentaskan daerah tertinggal dan membangun kawasan transmigrasi secara komprehensif dengan berinvestasi dalam bidang energi, infrastuktur, pertanian, dan perkebunan,” kata dia.
Menanggapi permintaan itu, Ibrahim mengatakan, pihaknya berjanji akan membantu mengembangkan desa dan daerah tertinggal di Indonesia.
“ Kami akan membantu program pembangunan yang tengah dilakukan Kemendes, terutama yang berkaitan dengan pendidikan Pesantren,” ujar dia.
Selain itu, lanjut Ibrahim, pemerintah Arab Saudi juga akan melakukan investasi di bidang ekonomi, yaitu pembangunan koperasi dengan sistem ekonomi syariah di desa-desa.
“ Kami sangat mendorong pembangunan ekonomi pedesaan yang berbasis syariah, kami akan berinvestasi di bidang itu,” kata Ibrahim.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya