Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Perubahan dalam sebuah organisasi perlu dilakukan. Namun seringkali kita tidak membuat kejelasan mengapa perubahan itu diperlukan, seperti apa perubahan yang harus dialami organisasi, apa peran masing-masing departemen dalam perubahan itu, dan apa yang harus dilakukan setiap karyawan.
Seperti dikutip dari Gulf News, Sabtu 26 Desember 2015, sebagian besar organisasi akan melakukan pertemuan yang tak terhitung jumlahnya di tingkat senior - berdebat, membentuk dan menciptakan perubahan. Mereka bahkan mungkin mempekerjakan ahli untuk mengembangkan masa depan baru.
Tapi di suatu titik dalam proses tersebut, banyak yang gagal membuat kejelasan tentang perubahan bagi seluruh organisasi.
Untuk memiliki kejelasan, Anda harus memiliki 'mengapa' yang menarik dan bermakna. Mengapa Anda melakukan ini?
Dengan membuatnya bermakna, Anda bisa membuat seluruh organisasi ingin berubah karena itu mendukung kebaikan yang lebih besar.
Elemen kedua dari kejelasan adalah untuk menyaring pesan Anda menjadi ide tunggal yang sederhana, berulang, dan ideal. Jangan terlalu panjang lebar karena orang akan lupa.
Kemudian, Anda perlu menjadi petugas pengulang pesan. Anda menggunakan setiap kesempatan, dalam beberapa media mungkin, untuk mengulang pesan Anda. Bahkan ketika Anda bosan dengan pesan, tetap sampaikan.
Berikutnya adalah untuk menyelaraskan semua sistem, proses dan menghilangkan penghalang bagi perubahan. Berikan orang-orang ruang untuk beradaptasi dengan perubahan secara alami. Namun pastikan Anda menghilangkan atau mengubah hambatan agar perubahan berjalan efektif.
Menciptakan lingkungan yang aman bagi orang-orang untuk membuat kesalahan selama proses perubahan ini. Mereka membutuhkan forum untuk diskusi, kesempatan untuk mengutarakan masalah dan orang-orang untuk berbicara karena mereka sedang mempelajari kebiasaan dan sistem baru.
Jadilah realistis tentang jalannya perubahan. Anda tidak bisa mengubah budaya organisasi dalam semalam. Dibutuhkan ketekunan untuk melahirkan perubahan. Tergantung pada sejauh mana batas perubahan dibutuhkan, aturlah menurut jangka waktu tertentu. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya