Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Dream - Banyak orang yang berburu pekerjaan dengan tergesa-gesa agar bisa keluar dari situasi tertentu dalam pekerjaan mereka saat ini.
Meskipun hal itu adalah langkah yang baik untuk bertindak cepat, tergesa-gesa dapat merusak prospek pekerjaan yang Anda incar. Jika tidak siap dan melamar karena dipicu peristiwa di tempat lama, Anda cenderung sulit mempertahankan pandangan positif Anda dari perusahaan baru.
Jadi bagaimana Anda bisa menyeimbangkan mendapatkan pekerjaan baru dengan cepat dengan menampilkan diri secara tepat di hadapan perusahaan baru? Seperti dikutip dari Gulf News, Rabu, 23 Desember 2015, berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda mencapai tujuan ini.
1. Membuat keputusan pertama
Berpikirlah secara jernih tentang mendapatkan pekerjaan baru. Apakah ada sesuatu luar biasa di tempat kerja sehingga memutuskan keluar dan cari pekerjaan baru? Terlepas dari hal itu, apakah Anda saat ini merasa nyaman pindah perusahaan?
Faktor-faktor yang bisa Anda pertimbangkan adalah: Berapa lama Anda bekerja di perusahaan ini? Itu karena Anda tidak ingin terlihat sebagai pengemis pekerjaan. Apakah dengan pindah perusahaan membawa perbaikan dalam hal pekerjaan, status, uang, jabatan dan lain-lainnya? Akhirnya, apakah Anda akan tetap pindah ke perusahaan lain meski perusahaan menawarkan sesuatu yang Anda harapkan?
Jika satu-satunya alasan Anda cari pekerjaan baru adalah salah satu hal di atas, Anda mungkin harus bertahan lebih lama dan mengatasi hal-hal yang perlu diatasi. Jika memang merasa tidak ada pilihan lain, mungkin inilah waktu yang tepat untuk pergi.
Setelah itu, sadarilah bahwa ini bisa saja keputusan terakhir dan dibutuhkan dorongan untuk melanjutkan. Cobalah untuk melihat gambaran keseluruhan terhadap keputusan Anda sehingga akan membantu Anda bertindak dengan penuh percaya diri.
2. Selalu siap
Jika Anda terlibat argumen dengan atasan Anda di pagi hari, saat pulang jangan langsung membuat surat lamaran untuk mencari pekerjaan lain. Luangkan waktu untuk berpikir dan memahami apa yang terjadi. Selain itu, cobalah periksa apa yang Anda kirimkan. Anda tidak pernah tahu.
Mungkin saja kesempatan kerja terbaik sudah menanti Anda di luar sana. Tapi bisa juga, jika Anda mengirim surat lamaran ceroboh dan resume kadaluwarsa, Anda mungkin akan gagal mendapat pekerjaan yang lebih baik dari yang sekarang.
Jika memang menulis surat lamaran, siapkan mental untuk proses perburuan pekerjaan yang panjang dan melelahkan. Jika Anda telah melalui ini, Anda mungkin tahu Anda membutuhkan kesabaran, ketekunan dan banyak sikap positif.
3. Menjaga pandangan positif
Jika mendapatkan panggilan wawancara, ingatlah untuk tetap positif tentang diri Anda, karir Anda dan situasi saat ini di perusahaan. Hindari menjawab pertanyaan seperti 'Mengapa Anda ingin pindah pekerjaan?'.
Bahkan, jika Anda akan melalui situasi yang sangat sulit, persiapkan tulisan untuk menjawab pertanyaan tersebut dan pertanyaan serupa selanjutnya.
Menceritakan masalah Anda di perusahaan lama selama wawancara akan mengurangi peluang masa depan. Jika Anda tampak seperti telah kehilangan gairah untuk berkarier atau hanya mencoba untuk pindah ke pekerjaan lain, perusahaan yang Anda lamar tentu akan bertanya-tanya apakah sikap ini yang menyebabkan krisis pekerjaan Anda.
Pendekatan terbaik adalah untuk menjauhkan masalah sebanyak mungkin, tetap positif, dan menampilkan diri sebagai kandidat yang pas untuk peluang yang ditawarkan dalam wawancara.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam