Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Dream - Anda memutuskan ingin menjadi seorang pengusaha. Bersiapkan menghadapi tingkat kegagalan yang tinggi dan pekerjaan nonstop.
Tekanan tak berhenti saat Anda memulai bisnis. Jika Anda salah satu dari sedikit yang beruntung memiliki bisnis yang bisa jalan, Anda akan memikul tanggung jawab kehidupan orang lain (bawahan).
Anda mungkin sudah menimbang pro dan kontra tentang membangun bisnis. Anda juga yakin bahwa menjadi pengusaha adalah jalan terbaik. Tetapi Anda mungkin bertanya, bisnis macam apa yang harus dipilih?
Seperti dikutip dari Entrepreneur, Sabtu, 26 Desember 2015, berikut empat pertanyaan yang perlu Anda jawab sebelum memutuskan bisnis jenis apa yang paling sesuai untuk dimulai:
1. Mengapa Anda memutuskan untuk memulai berbisnis?
Ini adalah pertanyaan yang paling penting untuk dijawab sebelum Anda melakukan hal lain. Apakah Anda mencari gaya hidup yang lebih fleksibel? Apakah Anda berharap memiliki penghasilah yang konsisten dan tidak mengatakan kepada siapa pun? Apakah ada dampak sosial atau masalah yang Anda coba untuk dipecahkan? Jawaban Anda untuk pertanyaan-pertanyaan ini akan membantu Anda mempersempit jenis bisnis yang harus dimulai.
Sebagai contoh, jika Anda ingin memaksimalkan fleksibilitas dan kemampuan untuk mempertahankan kehidupan sosial, maka Anda mungkin ingin menghindari industri hiburan di mana orang bekerja malam dan akhir pekan.
Jika Anda ingin bisnis sederhana yang menciptakan arus kas yang konsisten, maka Anda mungkin harus mulai melirik waralaba. Dan jika Anda ingin menjadi jutawan dalam 5 sampai 10 tahun ke depan, Anda mungkin perlu untuk menciptakan masa depan dan menjadi nyaman dengan pikiran menghabiskan sebagian besar jam bangun Anda untuk dekade berikutnya mencoba untuk mencapai keinginan itu.
2. Modal apa yang Anda miliki untuk membangun bisnis?
Setelah Anda memahami mengapa Anda memulai bisnis, Anda harus memiliki evaluasi realistis tentang kas dan situasi keuangan pribadi. Pepatah lama " dibutuhkan uang untuk menghasilkan uang" tetap berlaku jika Anda memulai bisnis baru. Evaluasi semua pilihan Anda secara hati-hati.
Apakah mungkin untuk mendapatkan pinjaman kecil dari orang tua seperti yang dilakukan Donald Trump? Apakah Anda harus mengajukan pinjaman di bank? Apakah Anda punya aset sendiri yang dapat dipakai sebagai jaminan untuk mendapatkan modal untuk memulai bisnis? Jenis dan jumlah modal yang Anda miliki itu akan menentukan peluang bisnis apa yang tersedia untuk Anda.
3. Apa Anda tahu bagaimana menjalankannya?
Membangun dan menjalankan bisnis membutuhkan berbagai keterampilan. Anda harus memahami bagaimana mengelola orang, membuat keputusan sulit dengan informasi yang terbatas dan mengetahui arus keuangan Anda. Anda juga harus bisa jujur dengan diri sendiri tentang kemampuan dan kekurangan Anda. Beberapa keterampilan dapat dikembangkan, sementara yang lain biasanya tidak bisa.
Misalnya, jika Anda tidak bagus dalam hal manajerial bukan berarti Anda harus memulai bisnis sendirian. Anda mungkin bisa mencari seseorang yang mungkin bersedia untuk mengajari Anda atau memberi saran sampai Anda mampu untuk merekrut seorang manajer sesungguhnya. Artinya, Anda mungkin tidak harus memulai membuka toko pakaian jika Anda tidak tahu apa-apa tentang dunia ritel.
4. Jika gagal, apa Anda menyesal?
Untuk setiap kisah sukses yang kita baca, mungkin ada 10 cerita lain tentang kegagalan yang tidak ditulis. Akibatnya, Anda mudah untuk melupakan bahwa peluang selalu ada, hanya Anda harus mencarinya.
Begitu banyak kisah tentang seorang pengusaha adalah tentang menentukan perjalanan Anda sendiri dan memutuskan bahwa Anda tidak akan puas dengan jalur yang ditentukan oleh orang lain. Tapi terlalu sering kita terjebak berpikir tentang tujuan - jika kita tidak membuat tujuan sendiri, kita merasa seperti gagal.
Ingat, kewirausahaan itu hanya tentang perjalanan dan bukan tujuan. Jadi pastikan untuk bertanya pada diri sendiri, jika Anda memulai bisnis ini dan mengalami kegagalan karena Anda tidak bisa mencapai tujuan, apakah Anda akan menyesali perjalanan Anda?
Memulai bisnis membutuhkan kebijaksanaan. Semakin banyak waktu yang Anda luangkan di depan dalam mengevaluasi peluang, semakin besar peluang Anda untuk sukses.
Kini Anda sudah seluruh pertanyaan itu,
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama


3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan