Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pendiri Alibaba Group, Jack Ma.
Dream – Pendiri Alibaba, Jack Ma, menjadi orang paling kaya se-Asia. Ma mencatatkan asetnya sebesar US$37,4 miliar (Rp643,4 triliun). Ma kembali mempertahankan sebagai orang terkaya se-Asia setelah posisi pemimpin Tencent, Ma Huateng, tergelincir dari posisi puncak.
Dilansir dari Forbes, Senin 21 Agustus 2017, posisi Huateng merosot ke posisi kedua sebagai orang terkaya se-Asia. Jumlah kekayaannya mencapai US$36,7 miliar (Rp631,58 triliun).
Dengan begitu, Ma menduduki peringkat pertama orang terkaya se-Asia dan orang ke-18 sebagai orang terkaya di dunia, sedangkan Huateng menduduki peringkat kedua orang terkaya se-Asia dan orang terkaya ke-19 di dunia.
Pada Kamis, 17 Agustus 2017, pendapatan per kuartal Alibaba meroket 56 persen karena pertumbuhan bisnis intinya di perdagangan elektronik. Selama seminggu ini, saham Alibaba meroket 10,4 persen.
Sementara itu, laba bersih Tencent pada semester I 2017 naik 70 persen. Pertumbuhan laba ini disokong oleh bisnis online perusahaan dan bisnis game online. Saham Tencent naik 4,9 persen dari minggu lalu.
Selain berbisnis di China, Jack Ma lewat Alibaba Group juga sudah melebarkan sayapnya ke Indonesia. Alibaba tercatat sebagai salah satu pemegang saham perusahaan e-commerce di Tanah Air, Lazada.
Dilansir situs CNBC, pertengahan April 2016 lalu, Alibaba menyuntikkan dana sebesar US$1 miliar, sekitar Rp 13 triliun untuk membeli saham baru Lazada Group sebesar US$500 juta. Perusahaan milik Jack Ma ini juga akan memboyong saham Lazada Group investor sebelumya yang di dalamnya terdapat saham milik Rocket Internet AG dan Tesco.
Terbaru, Alibaba Group juga menjadi salah satu pemegang saham perusahaan situs jual beli, Tokopedia. Dengan dana US$ 1 miliar, Alibaba resmi memiliki saham minoritas di perusahaan itu. (Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya