Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Jokowi Disambut Dengan Lagu "Berkibarlah Benderaku" Di Jerman. (sumber: Setkab.go.id)
Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) punya tujuan lain selama berkunjung ke Eropa. Jokowi ingin Uni Eropa juga turut menyebarkan nilai toleransi.
Dikutip dari Setkab.go.id pada Senin 18 April 2016, Jokowi akan mengajak pimpinan Eropa untuk menyebarkan nilai-nilai toleransi dan perdamaian. Hal ini dilakukan di tengah maraknya ekstremisme dan terorisme di berbagai belahan dunia.
Mantan walikota Solo ini juga akan menggunakan para pimpinan negara Uni Eropa untuk menyebarkan nilai itu lewat saluran digital dan sosial media. Jokowi menilai semua pimpinan dunia harus bekerja sama untuk mencari solusi tantangan baru dan mewujudkan perikemanusiaan dan perikeadilan.
Sekadar informasi, Jokowi melakukan kunjungan ke empat negara Eropa selama lima hari, yaitu ke Jerman, Inggris, Belanda, dan Belgia. Jokowi dijadwalkan akan bertemu dengan Kanselir Jerman, Perdana Menteri Inggris, serta Perdana Menteri Belanda.
Yang menarik dalam kunjungan kali ini adalah pertama kali Presiden RI diterima oleh tiga Presiden Uni Eropa, yaitu Presiden Parlemen Eropa, Presiden Dewan Eropa, dan Presiden Komisi Eropa. Mantan gubernur DKI Jakarta ini juga akan bertemu dengan para pengusaha Uni Eropa dan diaspora Indonesia di Eropa.
Dalam kunjungannya, Jokowi akan didampingi oleh Sekretaris Kabinet, Pramono Anung, Menteri Perdagangan, Thomas Trikasih Lembong, dan Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana.
Eks gubernur DKI Jakarta ini mengharapkan kunjungan kerja ke negara-negara tersebut akan bermanfaat bagi rakyat Indonesia dan Uni Eropa.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang