Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Monorel (wikimedia.com)
Dream - Mimpi moda transportasi monorel di Tanah Air sebentar lagi terwujud. Pemerintah memastikan Keputusan Presiden (Keppres) terkait pembangunan monorel jenis Light Rail Transit (LRT) di wilayah Jabodetabek akan segera terbit.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno usai Rapat Koordinasi (Rakor) di Kementerian Koodinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu 3 Juni 2015 memastikan semua pihak yang terlibat pada prinsipnya menyetujui pembangunan LRT.
" Secepatnya, tinggal ada satu dua hal yang mau difinalisasi berkaitan dengan pembangunan stasiun," ujar Rini.
Menurut Rini, rencana pembangunan stasiun kemungkinan akan mengalami sedikit perubahan. Rancangan yang sudah dibuat saat ini dianggap dapat mengganggu lingkungan lantaran melintasi jalur hijau DKI Jakarta.
Namun, Rini yakin pembangunan LRT akan berjalan mulus berkat persetujuan dari semua pemangku kepentingan.
" Yang penting dalam pembangunan LRT ini disetujui semua pihak dari Walikota Bogor, Gubernur Jawa Barat dan Gubernur DKI Jakarta," tambahnya.
Terkait anggaran pembangunan LRT, Rini menjelaskan, hingga saat ini belum ada rencana pemberian subsidi. Seluruh pembiayaan pembangunan moda transportasi terbaru ini akan ditanggung BUMN.
" Kami akan melakukan pembahasan right issue mengenai modal LRT dalam satu bulan ke depan," tutur Rini.
Lebih jauh, pemerintah berharap akan ada pinjaman jangka panjang untuk menambah modal pembangunan. " Totalnya kalau nggak salah untuk right issue Rp 3 triliun," ungkapnya.
Dengan modal tersebut pemerintah pembangunan LRT akan segera rampung. Secepatnya masyarakat Jabodetabek akan menikmati transportasi umum yang rencana mengenakan tarif Rp 1000 per kilometer.
Laporan: Kurnia Yunita Rahayu
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya