Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (CNBC.COM)
Dream - Tahun 2050, dunia akan berubah drastis. Ekonomi dan bisnis pun juga termasuk dalam perubahan tersebut.
Dilansir dari independent.co.uk, Selasa 21 Februari 2017, sebuah laporan perusahaan konsultan, PwC, memprediksi perekonomian dunia akan menjadi yang terbesar dan terkuat pada 2050. Laporan berjudul " The Long View: How Will The Global Economic Order Change by 2050?" memeringkat 32 negara yang diprediksi akan tergolong sebagai negara yang memiliki pendapatan domestik bruto (PDB) terbesar di dunia.
Laporan ini menggunakan metode PPP, yaitu metode yang digunakan dalam makroekonomi untuk mengelompokkan produktivitas ekonomi dan standar hidup layak di negara-negara dan periode tertentu.
Alhamdulillah, Indonesia masuk dalam daftar 32 negara yang perekonomiannya diprediksi menjadi terbesar. Bahkan perekonomian Indonesia diprediksi menempati posisi lima besar di dunia. Bersama India, Indonesia " menendang" Jepang dan Jerman yang notabene adalah negara maju. Padahal, Indonesia dan India merupakan negara berkembang.
Berikut ini adalah daftar 32 negara yang perekonomiannya terbesar di dunia:
© Dream
Berikut ini adalah daftar 32 negara yang perekonomiannya terbesar di dunia:
32. Belanda: US$1,49 triliun
31. Kolombia: US$2,07 triliun
30. Polandia: US$2,01 triliun
29. Argentina: US$2,36 triliun
28. Australia: US$2,56 triliun
27. Afrika Selatan: US$2,57 triliun
26. Spanyol: US$2,73 triliun
25. Thailand: US$2,78 triliun
24. Malaysia: US$2,81 triliun
23. Bangladesh: US$3,06 triliun
22. Kanada: US$3,1 triliun
21. Italia: US$3,11 triliun
20. Vietnam: US$3,17 triliun
19. Filipina: US$3,34 triliun
18. Korea Selatan: US$3,54 triliun
17. Iran: US$3,9 triliun
16. Pakistan: US$4,23 triliun
15. Mesir: US$4,33 triliun
14. Nigeria: US$4,34 triliun
13. Arab Saudi: US$4,69 triliun
12. Perancis: US$4,7 triliun
11. Turki: US$5,18 triliun
10. Inggris: US$5,36 triliun
9. Jerman: US$6,13 triliun
8. Jepang: US$6,78 triliun
7. Meksiko: US$6,86 triliun
6. Rusia: US$7,13 triliun
5. Brazil: US$7,54 triliun
4. Indonesia: US$10,5 triliun
3. Amerika Serikat: US$34,1 triliun
2. India: US$44,13 triliun
1. Tiongkok: US$54,5 triliun
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya