Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
OJK Menyebut Negara-negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) Akan Membangun Mega Islamic Bank. (Foto: Dream.co.id/Ilman Nafian)
Dream – Negara-negara anggota Organisasi Kerja Islam (OKI) berencana membangun Mega Islamic Bank. Bank ini diharapkan menjadi basis keuangan syariah di dunia.
“ Ini merupakan program di dalam masterplan keuangan syariah, membentuk Mega Islamic Bank,” kata Advisor Senior Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Edy Setiadi, di Jakarta, Jumat, 24 November 2017.
Edy mengatakan ada dua negara yang diusulkan menjadi lokasi pembangunan bank itu yaitu Indonesia dan Turki. Tetapi, lokasi pastinya belum ditetapkan.
Tetapi, kata Edy, terdapat usulan lain terkait peran bank tersebut nantinya meski tetap berlokasi antara Indonesia atau Turki. Usulan tersebut yaitu membangun kantor pusat bank itu di dua negara yang diusulkan.
Bank yang berada di Turki akan membawahi wilayah Eropa hingga Afrika. Sedangkan bank yang berpusat di Indonesia membawahi kawasan Asia.
“ Memang ada pola satu kantor pusat saja di mana kami menginginkan di Indonesia dan ada sub-branch di Turki. Ada yang mengatakan dua kantor pusat supaya tidak jadi rebutan. Tapi, berdasarkan hasil studi, ada satu saja,” kata dia.
Edy mengatakan ada dua program utama yang akan digeluti oleh Mega Islamic Bank. Program pertama adalah mengatasi likuiditas dengan bermain di sukuk global dan menampung instrumen keuangan syariah.
Program yang keduam keuangan syariah sejatinya harus ada unsur investasi. Kalau ada proyek-proyek pembangunan infrastruktur, bank syariah bisa masuk.
“ Yang kedua, untuk infrastruktur dan ditawarkan ke global,” kata dia.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya